Otomotif / Mobil
Rabu, 10 Oktober 2018 | 09:45 WIB
Ilustrasi saluran gas buang R4 [Shutterstock].

Suara.com - Parlemen Eropa mengusulkan target emisi kendaraan pada 2030. Mereka ingin mempercepat proses transisi menuju produksi kendaraan roda empat (R4) yang lebih bersih dalam hal gas sisa pembakaran.

Dilansir Carscoops, Rabu lalu (9/10/2018) parlemen di Eropa telah menyetujui standar baru bahwa produsen kendaraan R4 harus memastikan produknya yang terjual di Uni Eropa mampu mengurangi emisi sebanyak 40 persen pada 2030.

Sebelumnya, Uni Eropa telah mengatur pengurangan emisi gas buang sebanyak 20 persen. Mereka optimistis emisi gas buang masih bisa dikurangi sebanyak 40 persen saat 2030.

Uni Eropa menegaskan bahwa pengurangan 40 persen emisi gas karbondioksida atau CO2 pada 2030 akan menghasilkan 69 ribu lapangan pekerjaan. Peningkatan ini berkat peran baru beberapa sektor industri yang memproduksi bahan baku atau mesin ramah lingkungan.

Hal itu bakal mengimbangi angka pengangguran sebanyak 12 ribu orang yang mengalami transisi sistem produksi dari tenaga manusia menjadi tenaga mesin.

Menurut ACEA (Association des Constructeurs Europeens d'Automobiles), peraturan emisi CO2 yang ketat bakal memaksa produsen mobil Eropa untuk mengimpor baterai dari pemasok Asia atau Amerika hingga 50 persen untuk menjalankan kendaraan R4 bertenaga listrik atau Electric Vehicle (EV) produksi mereka.

Yosafat Diva Bayu Wisesa

Load More