Suara.com - Luksemburg berencana mengratiskan semua moda transportasi umum seperti kereta api, tram, dan bus mulai 2020 mendatang demi mengentaskan masalah kemacetan yang menjadi momok di negara kecil di Eropa tersebut.
Xavier Bettel, yang pada pekan ini dilantik kembali sebagai merdana menteri, memang memprioritaskan kebijakan penyediaan transportasi umum gratis dalam kampanye partainya, Partai Demokratik.
Luxembourg City, ibu kota negara itu, memang hanya memiliki populasi 110.000 jiwa. Tetapi setiap hari ada lebih dari 400.000 orang yang masuk ke negara kecil tersebut untuk bekerja.
Luksemburg sendiri, yang luas negaranya tak lebih dari 2.600 kilometer persegi, memiliki populasi 600.000 orang. Tetapi setiap hari, sebanyak 200.000 orang dari Prancis, Belgia, dan Jerman masuk ke negara itu untuk bekerja.
Sementara sebuah studi menunjukkan bahwa pengemudi mobil kota Luxembourg City menghabiskan waktu rata-rata 33 jam di jalan akibat kemacetan pada 2016.
Sejak pertengahan 2018 sendiri, pemerintah Luksemburg telah menggratiskan kendaraan umum untuk semua anak-anak dan orang di bawah usia 20 tahun. Siswa sekolah menengah di negara itu juga diberikan fasilitas bus gratis.
Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi transportasi besar bagi warganya. Perjalanan menggunakan transportasi umum selama dua jam hanya dikenakan biaya 2 euro atau sekitar Rp 33.000. (The Guardian)
Berita Terkait
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
Persiapan Lebaran 2026: Kapan Puncak Arus Mudik dan Titik Mana Saja yang Macet?
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Libur Imlek, Ribuan Kendaraan Serbu Puncak
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV