Suara.com - Lima tahun berlalu pasca kecelakaan yang menimpa pebalap Michael Schumacher, Stephane Bozon akhirnya buka suara. Bozon adalah orang yang bertanggung jawab atas penyelamatan mantan juara dunia Formula 1 tersebut.
Pembalap ini menerima perawatan intensif setelah mengalami kecelakaan ketika bermain ski di Swiss pada 2013 lalu. Insiden tersebut membuat pebalap Jerman tersebut mengalami cedera otak.
Setelah setengah dekade berlalu, Bozon mengungkapkan tentang kesulitan saat mengevakuasi Michael Schumacher.
''Salah satu dari tim mengatakan bahwa kecelakaan terjadi di sebuah situs dekat dengan sebuah turunan. Sulit untuk membawanya secara hati-hati,'' ungkapnya dikutip dari Mirror, Sabtu (29/12/2018).
''Saya mengingat dokter dan helikopter penyelamat mengalami masalah saat melakukan penanganan pertama karena lokasi tersebut. Kejadiannya sangat serius, kalau tidak kami tidak akan menggunakan helikopter. Dia (Schumacher) sangat beruntung,'' imbuhnya.
Bozon yang saat itu merupakan Komandan Kepolisian Pegunungan menambahkan bahwa saat itu Schumacher kedapatan bermain ski di luar area parameter.
''Saya melihat batu yang membentur kepala dari Schumacher. Waktu itu batunya sedikit tertutup salju, namun hanya tipis, dia tidak bisa melihat batunya. Ini bukan kesalahan operator resor ski karena jika kamu keluar area, kamu harus menanggung resikonya sendiri,'' ujar Bozon.
Penulis: Cesar Uji Tawakal
Sumber: Mobimoto.com
Berita Terkait
-
Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Jeda Hidrasi, Kunci Swiss Bantai Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia