Suara.com - Masih ingat kisah tentang "harta karun" 11 unit BMW E34 lansiran 1994 yang didiamkan teronggok dalam sebuah gudang di Bulgaria? Kini ada kejadian mirip, namun dengan kejelasan nasib kepemilikan serta sudah dilakukan proses restorasi sehingga menampilkan keelokannya kembali. Kali ini kejadiannya di Belgia. Melibatkan mobil-mobil klasik.
Dikutip dari Classic and Sports Car, belum lama ini dari sebuah gudang di Belgia ditemukan mobil kuno buatan 1925 - 1932. Sangat menggiurkan, karena jumlahnya lebih dari satu, dalam kondisi baik, sekaligus memiliki nilai tinggi karena tergolong super mahal dan langka.
Dua lelaki penyuka otomotif, Matthieu Lamoure dan Pierre Novikoff dari rumah lelang Artcurial Motorcars di Perancis berhasil menemukan "harta karun" ini: Limousine Tipe 49 (1932), Citroën 5HP (1925), Citroën Tipe 40 (1929) serta Bugatti Tipe 57 (1937). Nilainya tak kurang dari GBP 1 juta atau sekitar Rp 18 miliar !
Lokasinya tidak biasa, yaitu dalam sebuah gudang hampir bobrok di negara yang tergabung dalam kesatuan Benelux (Belgium - Netherlands - Luxemburg). Untuk menemukan tempat ini sendiri tergolong bukan soal sepele. Mesti merintis ke tengah hutan kecil, dan terhalang berkarung-karung pasir.
Untungnya, si "harta karun" sendiri dalam kondisi mulus, meski telah disimpan di gudang itu sejak 1950-an, serta tak tersentuh sama sekali kurun 60 tahun. Maklum, pemilik sebelumnya, adalah August Thomassen, seorang pematung asal Belanda. Ia lebih banyak menggunakan produk-produk koleksinya ini sebagai sumber inspirasi ketimbang memakainya berjalan-jalan atau ngebut.
Selama hidupnya, August Thomassen begitu menyukai produk lansiran Bugatti. Bahkan ialah yang menciptakan patung perunggu Ettore Bugatti--pendiri perusahaan otomotif Bugatti--yang sampai sekarang masih dipajang di Museum Schlumpf di Mulhouse, Perancis.
Selain kebiasaan August Thomassen yang memperlakukan Bugatti Tipe 57 sebagai sosok seni rupa di kediamannya sehingga semua komponen tak ada yang aus karena pemakaian, kecuali dimakan zaman, bagaimana mobil-mobil klasik ini aman dari Perang Dunia Kedua?
Salah satu dari cucu Georges Ponsart, asal Germigny, Perancis, yang pernah menjadi pemilik pertama Bugatti Tipe 57 itu mengenang,"Kakek saya melepas roda-roda mobil tadi, sehingga tentara Jerman tidak bisa mengambilnya. Usai perang, tidak dipasang kembali. Kami, para cucunya, saat masih kanak-kanak gemar bermain di gudang. Saat August Thomassen membelinya pada 1957, harus dihela keluar gudang dengan dua pedati."
Terpikat keempat tunggangan klasik yang berhasil direstorasi oleh Artcurial Motorcars di Perancis ini? Tunggu saja dibukanya sesi pelelangan dengan harga per unit, seperti Bugatti Tipe 57 dengan penawaran pembukaan tak kurang dari Rp 3,2 miliar.
Baca Juga: Liverpool Telan Kekalahan Beruntun, Milner: Kami Harus Bangkit
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam
-
Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?
-
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu
-
7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...