Suara.com - Renault Asia Pacific pada Senin (21/1/2019) resmi menunjuk Nusantara Maxindo Group sebagai mitra baru untuk pemasaran dan membangun bisnis Renault di Indonesia. Tugas yang diemban ini mulai efektif pada 24 Februari 2019.
Sebagai mitra Renault, Nusantara Maxindo Group melalui perusahaan PT Maxindo Renault Indonesia memegang hak dalam mengimpor, memasarkan, mendistribusikan dan mengelola produk serta layanan purna jual merek Renault di Indonesia.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Renault Asia Pacific atas kepercayaan kepada kami sebagai mitra baru dalam membangun bisnis Renault di Indonesia," papar Andrew Limbert, Chief Executive Officer (CEO), PT Maxindo Renault Indonesia, di Jakarta.
"Sebagai merek mobil Eropa yang memiliki pengalaman internasional selama 120 tahun, kami percaya bahwa Renault akan terus mendapat respon positif di Indonesia," tambahnya.
PT Maxindo Renault Indonesia segera menyiapkan langkah agresif untuk bersaing di pasar otomotif di negeri ini. Salah satunya lewat peluncuran mobil keluarga, Multi-Purpose Vehicle (MPV) tipe 7-seater.
"Dalam waktu dekat kami akan membawa 7-seater dengan harga yang sangat terjangkau," ucap COO Maxindo Renault Indonesia, Davy J. Tuilan, dalam presentasinya kepada para jurnalis di Jakarta.
Davy J. Tuilan yang pernah berkarya di Suzuki dan Nissan Indonesia memaparkan bahwa pasar Indonesia sangatlah dinamis, sehingga Renault sebagai merek global memiliki peluang besar untuk bersaing di berbagai segmen.
Sebelumnya, Renault di Indonesia hanya bermain di tiga segmen. Yaitu antara lain memasarkan Kwid untuk entry-level city car atau crossover, Koleos di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kelas menengah, serta Renault Duster untuk segmen SUV kompak.
"Saat ini Renault hanya bermain di tiga segmen. Hanya 20 persen dari total industri di Indonesia. Nantinya, kami akan bermain di 7 segmen. Dan salah satu segmennya akan luar biasa. Itu adalah cara agresif yang pertama," kata Davy J. Tuilan.
Baca Juga: Masih Nyaman Menganggur, Mourinho Akui Telah Tolak 3 Tawaran Melatih
Kendati demikian, Davy J. Tuilan enggan menjelaskan secara rinci model produk Renault yang akan masuk ke Indonesia.
Secara eksplisit ia menjabarkan bahwa, "Model baru tidak perlu. Model yang sekarang saja masih banyak yang bisa dieksplorasi untuk konsumen."
Diketahui, Renault juga memiliki model 7-seater, salah satunya adalah Renault Lodgy untuk segmen menengah, serta sebuah model berbasis Renault Kwid yang saat ini tengah dikembangkan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi