Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menunggu percepatan perjanjian kerja sama bertajuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Australia.
Dikutip dari kantor berita Antara, adanya CEPA atau perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif ini bakal membuka peluang ekspor otomotif Indonesia ke Negeri Kanguru.
"Bila CEPA dengan Australia terbuka, maka akan ada satu juta pasar yang terbuka untuk ekspor otomotif dari negara kita ke sana. Kami sudah berbicara dengan prinsipal, ekspornya akan dari Indonesia," demikian disebutkan Menperin pada Rabu (13/2/2019).
Menperin Airlangga Hartarto menyatakan optimisme bila perjanjian ini bisa direalisasikan, maka produksi kendaraaan roda empat (R4) di Indonesia bisa didongkrak hingga mencapai dua juta unit per tahun.
"Sehingga dalam waktu dua sampai tiga tahun bisa dipercepat ekspornya. Dan tentunya kami mengharapkan. Industri-industri semacam ini terus kita dorong," imbuhnya.
Lebih lanjut Airlangga Hartanto menjelaskan bahwa Kemenperin fokus memacu kinerja ekspor di lima sektor industri yang mendapatkan prioritas pengembangan sesuai road map Making Indonesia 4.0. Yaitu terletak pada industri otomotif, elektronika, kimia, makanan dan minuman, serta pakaian dan tekstil. Sampai saat ini, kelimanya mampu memberikan kontribusi sebesar 65 persen terhadap total nilai ekspor nasional.
Pada 2018, kontribusi ekspor produk industri manufaktur mencapai 72,25 persen, atau naik sebesar 3,98 persen dibandingkan 2017.
Pencapaian ini, turut mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan 12 perjanjian dagang baru pada 2019, termasuk CEPA. Tujuannya menambah kontribusi dalam pertumbuhan dan perbaikan struktur perekonomian nasional. Sekaligus menjadikan produk manufaktur dalam negeri, termasuk bidang otomotif, bakal memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Baca Juga: Sopir Bunuh Diri Karena Pinjaman Online, Satgas: Ini Jadi Pembelajaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif