Suara.com - PT Mobil Anak Bangsa (MAB) rupanya memiliki alasan tersendiri ketika memilih mengembangkan bus listrik alih-alih kendaraan listrik penumpang.
Presiden Direktur PT MAB, Mayjen TNI (Purn) Leonard mengatakan, bus listrik lebih mudah dikembangkan karena sudah ada karoseri. Sedangkan pengembangan mobil listrik masih sulit.
"Karena kita harus membangunnya dari awal. Kalau bus karoseri kita sudah ada," ujar Leonard ketika ditemui di Jakarta pekan ini.
Lebih lanjut, Leonard menjelaskan bahwa biaya untuk mengembangkan mobil listrik penumpang yang berukuran lebih kecil dan memuat penumpang lebih sedikit justru lebih mahal.
"Jadi kita masih konsentrasi untuk angkutan massal. Jadi belum ada niat untuk mobil," tandasnya.
Leonard juga mengklaim PT MAB saat ini sudah siap memproduksi dan menjual bus listrik di Indonesia. Hanya saja, perusahaan masih menunggu hasil uji tipe yang berlangsung di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Sedangkan untuk mendukung produksi bus listrik, PT MAB tengah membangun karoseri di Kudus, Jawa Tengah.
"Dua tiga bulan ke depan sudah mulai akan beroperasi. Jadi bukan dari mitra lagi," tutup Leonard.
MAB sendiri merupakan salah satu perintis bus listrik di Tanah Air. Pada 2018 lalu, purwarupa bus listrik MAB telah diuji coba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan tahun ini rencananya akan kembali diuji coba oleh PT Transjakarta.
Berita Terkait
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Mitsubishi Fuso dan Foxconn Dirikan Perusahaan Bus Listrik
-
MAB Gandeng Solarky untuk Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Bus Listrik Isuzu, dengan Teknologi Kemudi Otonom, Akan Beroperasi Tahun 2027
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026