Suara.com - Yamaha berencana untuk meluncurkan lebih banyak sepeda motor premium di India dan menjadikan negara ini sebagai basis produksi terbesar di dunia pada 2024. Demikian disampaikan oleh Pimpinan Yamaha Motor India, Motofumi Shitara, seperti dikutip dari Gaadiwaadi pada Kamis (28/3/2019).
"Pasar Indonesia dan Vietnam saat ini berada di depan India. Akan tetapi kedua pasar ini telah mencapai kejenuhan, sehingga Yamaha tidak bisa mengharapkan banyak pertumbuhan di masa depan," klaim Motofumi Shitara.
Sementara di sisi lain, ia menyatakan bahwa pasar India tumbuh pada tingkat yang baik berkat meningkatnya populasi. Untuk itu, produsen otomotif berlogo garpu tala ini mentargetkan mampu memproduksi 2,5 juta unit kendaraan di negeri dengan tengara Taj Mahal itu dalam lima tahun ke depan. Dan saat ini, Yamaha India sudah mampu memproduksi sebanyak 1,7 juta unit untuk mengisi pasar domestik dan ekspor.
Selain itu, Motofumi Shitara juga mengungkapkan bahwa Yamaha bakal lebih banyak meluncurkan sepeda motor premium di India.
"Revolusi besar berikutnya adalah tibanya era non minyak bumi, dan kami telah memulai studi untuk memperkenalkan kendaraan listrik di India," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam