Suara.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan masih mempelajari atau melakukan studi untuk menghadirkan model Multi Purpose Vehicle (MPV) hybrid di Indonesia.
Hanya, menurut Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM, mungkin kehadirannya belum dalam waktu dekat.
"Kami pelajari terus, karena secara umum Toyota melihat segmen untuk hybrid masih berada di kelas C dan D. Jadi Rp 500 juta ke atas. Saya pikir tidak dalam waktu dekat, namun akan dipelajari untuk masuk di bawah Rp 500 juta," ujar Anton Jimmi Suwandy usai seremoni peluncuran Toyota C-HR Hybrid di Jakarta, baru-baru ini.
Lebih lanjut, Anton Jimmi Suwandy menambahkan, untuk menghadirkan produk tidak bisa berdasarkan keputusan Toyota saja. Akan tetapi ada faktor lain yang juga harus diperhatikan.
"Karena faktor tidak hanya di Toyota, namun prinsipal, kompetisi dan peraturan pemerintah. Jadi kami tunggu waktu yang tepat," ungkapnya.
Saat disinggung apakah ke depannya ada peluang untuk menghadirkan Toyota Sienta Hybrid. Anton Jimmi Suwandy menjawab belum ada rencana.
"Tidak ada rencana untuk Sienta Hybrid. Sementara belum ada," tutup Anton Jimmi Suwandy.
Sementara produk hibrida Toyota yang baru saja diluncurkan PT TAM di Tanah Air adalah Toyota C-HR Hybrid, dengan spesifikasi teknologi hybrid dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik. Mengusung mesin 2ZR-FXE bertenaga 100 PS yang dipadankan motor listrik bertenaga 36 PS. Konsumsi bahan bakarnya disebut lebih efisien 62 persen dibandingkan varian konvensional, sehingga emisi karbon dioksida (CO2) juga lebih rendah sekitar 60 persen. Labelnya adalah Rp 523 juta atau sekitar Rp 30 juta lebih mahal dibandingkan versi bahan bakar bensin.
Baca Juga: Badminton Asia Championships 2019, Wahyu / Ade Target Lolos Semifinal
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia