Suara.com - Suzuki baru saja meluncurkan All New Carry sebagai model yang siap bertarung di segmen pikap. Meski baru melakukan debut perdana di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show atau Telkomsel IIMS 2019, rencananya pikap racikan Suzuki ini sudah siap diekspor.
Shuji Oishi, Managing Officer Global Automotive Marketing Suzuki Motor Corporation menjelaskan bahwa All New Suzuki Carry pikap akan dipasarkan ke beberapa negara seperti generasi sebelumnya.
"Carry sebelumnya sudah diekspor ke destinasi 59 negara. Generasi kali ini akan coba diekspor ke lebih banyak lagi ke negara lainnya," ujar Shuji Oishi, di lokasi gelaran, Jakarta International Expo atau JIExpo Kemayoran, baru-baru ini.
Sementara itu, Setiawan Surya, Deputy Managing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales menambahkan bahwa kehadiran All New Carry diharapkan bisa meningkatkan penjualan pikap. Dengan target penjualan lima ribu unit per bulan.
"Ada kenaikan sekitar 15 persen, sebelumnya penjualan All New Suzuki Carry per bulan di sekitar 4.300 unit," ujar Setiawan Surya.
Debut di Telkomsel IIMS 2019, All New Suzuki Carry generasi terbaru hadir membawa sasis lebih panjang, serta menggunakan blok mesin serupa Suzuki Ertiga dan Suzuki Jimny.
Perubahan ini juga turut berpengaruh terhadap harga dengan kenaikan tipis mulai dari Rp 135.600.000 untuk tipe FD, Rp 144.100.000 untuk tipe FD AC/PS, Rp 136.600.000 untuk tipe WD, atau Rp 145.100.000 untuk tipe WD AC/PS.
Di pasar otomotif nasional, All New Carry akan bersaing dengan Daihatsu Granmax pikap, Tata Motors Ace HT, serta DFSK Super Cab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid
-
Terpopuler: Aturan Ganjil Genap 14-15 Mei, Isi Garasi Seskab Teddy yang Berharta Rp20 M
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel