Suara.com - Mudik menggunakan mobil pribadi, termasuk menyambut Mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, selain perlu mempersiapkan mesin, rem, radiator, hingga kaki-kaki, aspek lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah tekanan angin ban.
Terkait tekanan angin pada mobil, Reno Trihandoko, Supervisor Fleet Diler Mitsubishi Cikokol Tangerang, menyarankan bahwa tekanan angin harus disamakan termasuk untuk ban serep.
"Jangan sampai nanti begitu pemudik jalan, kendaraan kempes tidak ada ban serepnya," kata Reno Trihandoko kepada Suara.com.
Lebih lanjut, Reno Trihandoko menjelaskan, tekanan angin standar biasanya sudah tertera di pintu depan sebelah kanan bagian pengemudi. Di Indonesia, ukuran standar biasanya pakai kPa (Kilopascal).
Menurut Reno Trihandoko, masing-masing tekanan angin pada mobil berbeda. Kalau pakai jenis passenger car mayoritas pakai 32 (depan) dan 33 (belakang).
Sebagai catatan, jika tekanan angin ban terlalu keras dan banyak melebihi dari tekanan yang disarankan, maka ban akan memantul. Kenyamanan di kabin juga akan berkurang.
"Jadi bisa disesuaikan seperti petunjuk pabrikan agar lebih nyaman," tutup Reno Trihandoko.
Baca Juga: Animo Penonton Rendah, IBL Bakal Hapus Seri Bali?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125