Suara.com - Seorang pemudik yang menggunakan moda transportasi umum mengaku kena tipu setelah ia diturunkan tidak di tempat tujuan. Padahal pria ini harus membayar tiket bus Jakarta-Malang seharga Rp 600 ribu.
Lewat jejaring Facebook, seorang warganet membagikan foto tiket serta menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya.
"Buat teman-teman, diharap lebih hati-hati kalau mau pulang kampung atau mudik," katanya.
Ia melanjutkan "Aku merasa ditipu sama travel ini karena nggak sesuai janji. Dengan mudahnya penumpang diturunkan di pinggir jalan dengan alasan ope bis,"
"Tau-tau dia nggak tanggung jawab, padahal udah bayar uang tiket Rp 600 ribu Jakarta-Malang, eh malah diturunin di Solo, bukan di terminal lagi." Tukasnya.
Tak lama diunggah di jejaring Facebook, curhatan pemudik itu pun viral dan mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Setahu saya ini bus jadi-jadian alias nggak jelas. Trayek ke mana aja diangkut. Ujung-ujungnya turun di tengah jalan," tulis Daeng Ihsan di kolo mkomentar.
"Saya juga pernah tuh, ditipu PO yang sama, Solo-Pasar Kemis, bilangnya eksekutif, tapi yang dateng bus patas 2-2 kursinya rapet, nggak enak, nggak ada gorden, toiletnya nggak bisa ditutup pintunya." Kata Muhamad Fikra Chandra.
Harga tiket bus Jakarta-Malang yang mencapai Rp 600 ribu memang terbilang mahal, apalagi di musim mudik lebaran seperti ini. Namun diturunkan di Solo, di tepi jalan, jauh dari lokasi tujuan, membuat si pemudik kesal.
Baca Juga: Keanu Reeves Bintangi Film Marvel Bareng Angelina Jolie?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri