Suara.com - Pemerintah terus melengkapi fasilitas keamanan dan keselamatan para pemudik yang melintasi Jalan Tol Trans Jawa, terutama saat arus balik.
Hal tersebut ditekankan dalam rapat koordinasi antara Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi di kantor Jasa Marga, pada Senin (3/6/2019).
“Ada 6 poin yang harus ditekankan untuk kenyamanan serta keselamatan pemudik,” kata Irjen Refdi.
Pertama, rambu-rambu di setiap akses menuju area rehat jalan tol harus sudah terpsang sebelum pelaksanaan kebijakan oneway arus balik, yakni Jumat (7/6).
Kedua, akan ada penambahan mobil toilet termasuk kanopi atau pelindung untuk antrean sebelum tanggal 7 Juni.
"Ketiga, untuk mengantisipasi mobil mogok di jalan tol, akan ada tambahan mobil patroli layanan jalan tol dan menempatkan mobil derek serta bengkel APM (Agent Pemegang Merk) di rest area tipe A," ujar Refdi.
Keempat, akan menempatkan reklame call center 14080 yang bisa dihubungi setiap saat di jalan tol, kalau ada kendaraan pemudik mogok.
Kelima, khusus gerbang Tol Palimanan merupakan gerbang tol pembayaran cluster 2 dan trapping cluster 1.
"Sehingga perlu adanya penambahan mobile reader dari 28 unit menjadi 38 unit dan EDC dari dua menjadi 12 di Gate Palimanan," ujar Refdi.
Baca Juga: Viral Polisi Cirebon Joget ala Black Pink Hibur Pemudik
Keenam, Refdi menyebut untuk pelaksanaan oneway atau satu jalur yang rencana dilaksanakan pada 7 sampai 10 Juni 2019, bakal dimulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.
Itupun dilakukan dari kilometer 414 gate Kalikangkung sampai kilometer 70 Cikampek Utama.
"Selanjutnya diberlakukan contraflow dari kilometer 70 sampai dengan kilometer 65 atau sesuai dinamika lapangan dengan pertimbangan diskressi kepolisian," kata Refdi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN