Otomotif / Mobil
Kamis, 06 Juni 2019 | 18:00 WIB
Pengisian sel baterai BMW i8 Roadster. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Dua raksasa otomotif, masing-masing berasal dari Jerman dan Britania Raya, BMW serta Jaguar Land Rover baru saja mengumumkan kerja sama dalam pengembangan penggerak listrik generasi terbaru.

Jaguar i-Pace tereletrifikasi, dalam pameran Frankfurt IAA Motor Show 2017 [Shutterstock].

Klaus Frohlich, Anggota Dewan Manajemen Pengembangan dari perusahaan Bayerische Motoren Werke atau BMW mengatakan, industri otomotif sedang mengalami transformasi yang tajam. Perusahaan ini melihat bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan di bidang elektrifikasi.

"BMW Group dan Jaguar Land Rover bergabung untuk mengembangkan unit penggerak listrik generasi terbaru, dalam upaya mendukung kemajuan teknologi elektrifikasi," ujar Klaus Frohlich, seperti dikutip dari Electrek.

Lebih lanjut, Klaus Frohlich menambahkan, bersama Jaguar Land Rover mereka menemukan kesepakatan yang sesuai dan signifikan untuk masa depan. Dengan begitu perusahaan memiliki kesempatan untuk bisa melayani lebih efektif sesuai kebutuhan konsumen.

"Kerja sama ini mempersingkat waktu pengembangan dan membawa kendaraan serta teknologi canggih lebih cepat ke pasar," tegasnya.

Meski keduanya telah menyepakati sebuah kerja sama dalam pengembangan penggerak listrik, sayangnya masing-masing perusahaan masih enggan membeberkan bentuk kerja sama seperti apa yang bakal dilakukan. Meski kabarnya Jaguar Land Rover tertarik dengan teknologi powertrain listrik BMW generasi kelima.

Sebagai informasi, kolaborasi antar produsen otomotif bukanlah kali pertama dilakukan. Mahalnya ongkos produksi memaksa para produsen untuk saling bekerja sama. Sebelum BMW dan Jaguar Land Rover, General Motors dan Honda, Ford serta Volkswagen (VW) juga telah mengumumkan rencana kerja sama dalam teknologi kendaraan listrik.

Baca Juga: Australia Open 2019: Anthony Ginting Pijak Perempat Final

Load More