Suara.com - "Bila ada mobil yang mogok di jalan tol, nanti pengemudi akan menelepon call center tol. Dari call center, diinformasikan kepada kami untuk kami bantu informasikan ke petugas derek," demikian cerita Jupri Suryanto (40), seorang petugas informasi dan komunikasi ruas tol Jakarta-Cikampek yang sudah bekerja sebagai petugas di sini sejak 2009, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, pada Minggu (9/6/2019).
Untuk momentum Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Jupri Suryanto mengungkapkan bahwa tugasnya berbeda dibandingkan hari-hari biasanya, karena meningkatnya volume kendaraan yang melewati ruas tol Jakarta - Cikampek.
Dalam bertugas, Jupri mengandalkan beberapa gawai, yaitu sebuah portofon, satu komputer, dan sederet layar monitor besar. Lewat peranti-peranti ini, ia melakukan pemantauan secara berkesinambungan, sehingga tidak ketinggalan informasi atau terlambat memberikan bantuan kepada pengguna jalan tol Cikampek.
Seluruhnya ia lakukan bergantian dengan beberapa petugas lainnya secara shift, dengan jadwal 06.00-14.00 WIB, 14.00-22.00 WIB, dan 22.00-06.00 WIB.
Khusus dalam menangani arus mudik dan arus balik Lebaran 2019, Jupri Suryanto mengakui pekerjaannya jauh lebih sibuk. Kejadian di ruas jalan tol seperti kecelakaan, mogok, mobil yang berhenti di bahu jalan, pengemudi mengalami sakit, sampai pemberlakuan sistem rekayasa lalu lintas seperti satu arah (one way) dan lawan arus (contra flow).
Tugas utamanya adalah mengetahui segala macam kejadian di jalan tol dan bertanggung jawab koordinasi dengan para petugas tol. Bila tengah bertugas seorang diri, bisa jadi rasa jenuh melanda, mengingat hanya berhadapan dengan begitu banyak layar monitor besar.
"Kadang jenuh karena sendirian. Belum lagi capek mata karena harus menatap layar terus selama berjam-jam," kisahnya.
Dan serunya, bila seluruh peranti komunikasinya berbunyi pada waktu bersamaan, sementara informasi yang masuk mengalir tanpa henti.
Seperti malam kemarin,saat terdengar untuk menerapkan one way di ruas jalan tol Cikampek. Jupri Suryanto pun membagikan informasi ini kepada seluruh petugas di sepanjang ruas jalan tol Jakarta - Cikampek untuk mensterilkan satu ruas jalan tol.
Baca Juga: Lewis Hamilton Menangkan F1 GP Kanada 2019, Namun ...
"Monitor, monitor, Taruna," terdengar suara Jupri Suryanto melalui peranti komunikasi.
"KM 37 sudah steril, Komandan, " terdengar suara lain masuk melalui radio itu.
Di saat-saat demikian, Jupri Suryanto merasa bangga dan puas, karena bisa memberikan informasi terbaru seputar jalan tol. Dan teman-teman di luar pekerjaan pun tak jarang menanyainya soal informasi terkini kondisi jalan bebas hambatan di mana ia bekerja.
Dan berkat Jupri Suryanto serta seluruh rekannya pula, peristiwa tunggangan mudikers mogok saat mudik serta balik Lebaran 2019 bisa lebih cepat ditangani. Terima kasih, Pak!
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?