Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Minggu, 02 Juni 2019 | 18:29 WIB
Sistem One Way (Satu Arah) di Jalan Tol. (Facebook/Hilson Icon)

Suara.com - Sistem one way (satu arah) di jalan tol diterapkan untuk mengurai kepadatan di ruas tol. Saat ruas tol satu arah baru dibuka, pemobil pun berbondong-bondong pindah jalur meski harus sedikit terabasan di rerumputan pemisah dua jalur tol.

Lewat jejaring Facebook, warganet bernama Hilson Icon membagikan rekaman video saat sistem one way baru diberlakukan.

Seketika mobil para pemudik yang ada di jalur kanan pun menerobos rumput di tengah jalan tol, untuk bisa melaju bebas di jalur kanan.

Bahkan pada beberapa kesempatan hampir ada mobil yang bersinggungan, beruntung tidak terjadi insiden lakalantas.

Hal lain yang menarik perhatian warganet adalah jalur kiri yang malah jadi lebih lengang, sebaliknya, jalur di kanan jadi ramai dipadati pemudik.

Menerobos rerumputan di tengah jalan tol bukan tanpa risiko. Mobil bisa saja terjebak, jika tidak cukup momentum untuk menanjak.

Seperti kata warganet bernama Khoirul Adi Wicaksono "Kemarin ada yang nyangkut akhirnya malah diderek,"

Risiko lain adalah terjadinya kecelakaan lalu lintas, akibat pemobil di jalur kiri yang tengah melaju kencang, kaget ada mobil masuk ke jalurnya.

Warganet bernama Alif M tak ingin ketinggalan membagikan pengalamannya saat mudik lebaran tahun lalu "Pengalaman one way tahun lalu, keadannya sama. Pindah ke jalur kanan, singkat cerita jalur kanan baru dibuka. Saya pakai Avanza pindah ke jalur kanan, di belakang pada ngikutin. Ada mobilio nyangkut di tengah-tengah rumput itu, ban belakang menggantung, ingin ketawa takut dosa,"

"Ngeri, kemarin pas lewat tol Palimanan sampai Pemalang, banyak yang pindah jalur tiba-tiba begitu, ternyata menghindari orang yang pindah jalur." Ujar Dodi Andriawan.