Suara.com - Maraknya fenomena pembatalan pesanan pada aplikasi ojek online membuat banyak pihak meradang.
Bahkan sampai salah satu penyedia layanan tersebut sempat merencanakan untuk menerapkan sistem denda untuk menanggulangi para pelanggan 'nakal'.
Terkait hal tersebut, Head of Regional Corporate Affairs Alfianto Domy Aji ikut angkat bicara. Menurutnya, GO-JEK telah menerapkan yang lebih pas untuk menanggulangi fenomena pelanggan 'nakal' tersebut.
"Yang kami lakukan adalah kami membekukan sementara akun pelanggan tersebut, cara ini sudah kami lakukan sejak awal tahun lalu." ujarnya.
Selain itu ia juga membicarakan mengenai fenomena pelanggan yang sering memberi rating buruk terhadap driver, seperti yang sempat viral di media sosial beberapa bulan yang lalu. Menurutnya, GO-JEK berniat untuk meningkatkan keamanan baik bagi pelanggan maupun mitra.
"Yang jelas kami dari waktu ke waktu kami akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan baik dari sisi pelanggan maupun mitra kami. Kami akan memberikan perlindungan maksimal agar keduanya bisa mendapatkan perlindungan yang baik dan memberikan pelayanan terbaik." imbuhnya.
"Oknum pelanggan tersebut pastinya akan kami periksa lebih lanjut apa penyebabnya, jika memang ia beritikad tidak baik kami akan lakukan penindakan." ujad Domy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
-
Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS
-
Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga
-
Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup
-
Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?
-
Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?