Suara.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dari negara-negara yang bergabung dalam G20 tengah berlangsung di Osaka, Jepang. Bidang otomotif, sebagai salah satu kekuatan bisnis Negara Matahari Terbit itu rupanya disorot oleh President of The United States (POTUS) Donald Trump. Dikutip dari kantor berita Antara, kepala negara Paman Sam ini siap berbincang dengan Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang.
Diketahui, saat ini POTUS tengah mempertimbangkan tarif tinggi untuk dikenakan pada mobil serta suku cadang impor. Alasannya demi keamanan nasional. Akan tetapi, sekitar satu bulan silam ia menyatakan siap melakukan penundaan keputusan untuk setengah tahun, sampai ada perbincangan lebih lanjut dengan pihak Uni Eropa dan Jepang.
Diketahui pula bahwa sektor otomotif telah berkontribusi untuk sebagian besar surplus perdagangan antara Jepang dengan Amerika Serikat.
Saat ditanya apakah ingin meneruskan tarif ekspor mobil Jepang ke negaranya, saat itu Donald Trump menegaskan bakal membahas perdagangan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe, mengatakan arahnya semoga positif. Dan pada Mei 2019 ia melakukan kunjungan kenegaraan untuk bertemu dengan sang perdana menteri.
Kini, POTUS menyatakan, seperti dikutip kantor berita Antara pada Jumat (28/6/2019) bahwa ia akan membahas perdagangan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela-sela KTT Kelompok 20 (G20) di Osaka.
"Kami berbicara tentang banyak hal, termasuk perdagangan. Saya menghargai kenyataan bahwa Anda mengirim banyak perusahaan mobil ke Michigan, Ohio, Pennsylvania dan North Carolina," demikian ulas Donald Trump di awal pembicaraan.
Sebagai catatan, relasi Jepang dengan Amerika Serikat terjalin saat negara ini berkomitmen untuk membela Jepang. Negara Sakura itu melepaskan hak untuk berperang setelah kekalahannya dalam Perang Dunia II, dan menandatangani perjanjian keamanan AS-Jepang yang telah berlangsung puluhan tahun.
Sebagai imbalan, Jepang menyediakan pangkalan militer yang digunakan Amerika Serikat untuk projek kekuatannya di Asia, termasuk penempatan marinir negara itu di Okinawa, dan penempatan armada kapal induk di pangkalan angkatan laut Yokosuka dekat Tokyo.
"Jika Jepang diserang, kami akan memerangi Perang Dunia Tiga, namun negara itu mungkin tidak melakukan hal serupa bila pihak kami diserang. Mereka bisa menontonnya lewat televisi s*n* (menyebutkan merek)," ungkap Presiden Donald Trump dalam sebuah wawancara di televisi Fox, yang diambil di Washington D.C, Rabu (26/6/2019).
Baca Juga: Seru, Penyuka Otomotif Bisa Nonton MXGP dengan Harga Terjangkau
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil