Suara.com - Selama ini, salah satu hal yang mengganjal calon pengguna atau warga umum soal keberadaan mobil atau kendaraan listrik adalah kondisi senyapnya dapur pacu. Sehingga, tak ada luaran berupa suara dalam besaran tertentu (bisa dinyatakan dalam satuan decibel atau dB) sebagai indikator sebuah produk otomotif bertenaga listrik tengah melaju. Bisa mendatangkan rasa panik atau was-was, bila tahu-tahu si kendaraan sudah ada di hadapan atau samping kita.
Senada, pihak produsen kendaraan bertenaga listrik pun mengerti. Bahwa suara pada mobil dan motor listrik sejauh ini masih menjadi salah satu perdebatan. Pasalnya, laju kendaraan listrik yang senyap dianggap berbahaya bagi penggunan jalan lain.
Menanggapi hal ini, Bambang Tri Soepandji, Technical Director PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menyampaikan, hal itu tidak menjadi masalah. Pasalnya MAB sudah siap dengan kebijakan yang akan ditetapkan terkait suara pada kendaraan listrik.
"Iya tidak ada masalah, suara itu tinggal kami pasang alatnya. Jadi, kami bisa mengikuti regulasi. Memang peraturannya kalau mobil berjalan di bawah 40 km harus ada suara," ujar Bambang Tri Soepandji, di Jakarta, Selasa (2/7/2019).
Bambang Tri Soepandji mengambil contoh, mungkin banyak juga yang sudah mendengar bila sepeda motor matik diberi suara seperti motor gede atau moge.
"Mungkin akan seperti itu, jadi tidak ada kesulitan," terang Bambang Tri Soepandji.
Sebagai informasi, PT MAB, Selasa (2/7/2019), baru saja menandatangani Service Procurement Agreement dengan PT Paiton Energy terkait penjualan bus listrik pertamanya di Indonesia.
Bersamaan dengan itu, MAB juga menandatangani nota kesepahaman dengan Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD). Dalam kesepahaman ini, MAB akan memasok bus listrik maupun kendaraan listrik lainnya sekaligus layanan purna jual dan suku cadang selama satu tahun ke depan.
Baca Juga: Tol Trans Jawa Dongkrak Industri Otomotif, Namun Ada Konsekuensinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Kenapa Ban Motor Depan dan Belakang Dibuat Beda? Simak 3 Alasan Penting Ini
-
Harga Mitsubishi Outlander Sport Mepet Suzuki S-Cross, Mending Mana?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Alphard Versi Murah vs Denza D9, Kamu Tim Mana?
-
Helm Shark Perkenalkan Visor Canggih yang Bisa Berubah Warna dalam Satu Detik
-
Masih Mau Beli Innova? Ini Alternatif Lain yang Patut Dipinang dan Sudah Senyaman Alphard
-
5 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson, Harga Mulai Rp30 Jutaan
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Rp200 Jutaan yang Jarak Tempuhnya Tembus 300 Km