Suara.com - Konsumsi BBM All New Ertiga Tembus 30 Kilometer Perliter
PT Suzuki Indombil Sales (SIS) memberikan kesempatan para awak media untuk menguji keiritan bahan bakar All New Ertiga melalui acara bertajuk All New Ertiga Tripventure (28/8).
Rute yang diambil cukup jauh, yakni Cikarang - Cirebon. Hal ini lebih dari cukup untuk mengetahui seberapa irit MPV jagoan dari Suzuki ini.
Perjalanan dimulai sekitar pukul 9.30 WIB. Rombongan dipersilakan menuju lokasi tujuan sambil menguji seberapa irit All New Ertiga.
Tim Suara.com sendiri mendapat kesempatan menguji mobil dengan transmisi manual. Kondisi jalan tol menuju Cirebon kali ini cukup lengang sampai daerah Cikampek.
Memasuki pintu tol Palimanan, tim mulai mendapat beberapa hambatan yang tentunya lebih menguras konsumsi bahan bakar.
Dimulai dari rangkaian truk yang berjalan lambat di jalur kiri ataupun kondisi jalan yang terkesan datar, padahal menanjak.
Dengan kecepatan yang benar-benar dijaga untuk mendapatkan keiritan konsumsi bahan bakar, Tim menyempatkan diri singgah ke rest area. Maklum saja, kecepatan mobil yang dipacu maksimal 100 km/jam tentu saja membuat jenuh.
Memasuki Kota Udang sekitar pukul 12.15 WIB, rombongan diajak untik istirahat melakukan makan siang sebelum melanjutkan destinasi ke Keraton Kasepuhan Cirebon.
Baca Juga: Begini, Cara Mengirit Bahan Bakar Buat Suzuki Ertiga!
Disinilah konsumsi bahan bakar masing-masing mobil diukur. Sistem yang dilakukan, dengan cara full to full.
Setelah diisi ulang, bensin yang masuk ke dalam tangki Ertiga kami, 5,5 liter. Bensin jenis Pertamax itu terpakai untuk total jarak tempuh 184 km.
Artinya Ertiga manual ini meminum 1 liter bensin untuk 33,45 km. Hasil yang juga cukup memuaskan diraih oleh peserta pengguna Ertiga matik.
Torehan terbaiknya adalah 29,67 kpl dengan konsumsi BBM 6,2 liter. Boleh jadi, Anda bisa menghemat bahan bakar dengan cara menerapkan eco driving yang lebih baik. Tapi, tentu tidak berlaku jika Anda tengah bersaing dengan waktu.
Secara keseluruhan, konsumsi bahan bakar Ertiga tebilang cukup irit. Pasalnya setiap mobil diisi oleh empat orang dengan bobot yang berbeda.
Terlebih sepanjang perjalanan AC sudah disegel berada di posisi dua. Namun AC bagian belakang sengaja dimatikan untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar maksimal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia