Suara.com - Apa jadinya jika mengalami ban bocor di tengah perjalanan, dan kondisinya jauh dari bengkel? Mungkin yang terpikir hanya mendorong sepeda motor. Tapi seorang pemotor off-road asal Bali punya cara yang unik, dengan mengisi jerami ke dalam ban. Dalam kondisi seperti itu, ia bahkan mampu melintasi dua negara berbeda, lho.
Warganet bernama Kadex Ramayadi mengunggah foto di jejaring Facebook dan menceritakan pengalamannya tatkala mengalami ban bocor di tengah perjalanannya dari Thailand menuju Kamboja.
"Ada yang pernah ngalamin mbah? Saya pas ngojek antara Pattaya (Thailand) ke Angkor Wat (Kamboja) ban depan bocor dan nggak ada bengkel. Jarak antar kota jauh akhirnya isi jerami. Gas lagi 120 kilometer aman sampai finis," katanya bercerita.
Saat dicek menggunakan aplikasi Google Maps, jarak tempuh dari Pattaya di Thailand, menuju Angkor Wat (Kamboja) sekitar 422 kilometer, dan estimasi perjalanan menggunakan sepeda motor selama tujuh jam 15 menit.
Saat itu, Kadex Ramayadi menggunakan motor off-road Husqvarna TE 250 yang menggendong mesin 4-tak satu silinder berkapasitas 249 cc.
Mesinnya mampu menyemburkan tenaga hingga 33.9 daya kuda dan torsi 24 Nm, khas motor off-road.
Menilik kolom komentar, warganet pun banyak mengaitkan dengan kebiasaan pengendara Vespa Extreme atau lebih sering disebut Vespa Gembel, yang kerap menggunakan rumput atau jerami sebagai pengganti angin dalam kondisi darurat.
"Ala-ala Vespa. Vespa Extreme punya abang Saya ban total ada 12, delapan di antaranya isi jerami atau kain. Yang masih pakai angin cuma ban depan satu," kata Fikri.
"Anak Vespa Extreme pernah ngalamin nih pasti. Touring ke puncak pakai vesbut ban bocor tambel ban nggak ada. Alhasil diisi kain lap, kaus, sem*** rumput dan bisa pulang walau jalannya njut-njutan," ujar Rizqy.
Baca Juga: Bareskrim Polri Sita Uang Asing Palsu
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona