Suara.com - Menuju era teknologi yang makin mutakhir, General Motors bakal meminang Android Automotive OS dari Google untuk menjadi asisten virtual di kabin mobil-mobil produksinya.
Seperti diwartakan The Verge, General Motors akan bekerja sama dengan Google mulai 2021, sebagaimana diumumkan oleh juru bicara perusahaan itu, yang dipublikasikan pada Kamis (5/9/2019).
Dengan kerja sama ini, berbagai fitur lain dari Google, seperti Google Assistant, Maps, dan aplikasi otomotif lain yang bisa dioperasikan via aplikasi Android lain akan tersedia di kabin-kabin tunggangan produksi GM dan bisa diunduh via Play Store tanpa memerlukan peran ponsel cerdas Android.
Semua brand atau merek dari grup General Motors di luar China bakal bisa menikmati versi otomotif Android tadi, yang rencananya akan diterapkan pada Android 10. Meski penyediaannya bertahap, tidak langsung d seluruh model.
Uniknya, meski mobil disemat Android Automotive OS, pengguna, baik driver maupun penumpang masih bisa menggunakan CarPlay milik Apple ataupun versi Android Auto General Motors. Dan dari kantor berita Reuters dilansir bahwa General Motors akan membagikan akses ke beberapa data secara anonim, sehingga Google tidak akan bisa melihat informasi apa pun tentang si mobil. Baik pengemudi sampai urusan perawan mobil.
Sebelumnya, Google pernah memamerkan versi embedded Android bidang otomotif beberapa tahun lalu, saat meminang Volvo sebagai mitra pertama. Model yang disemat teknologi ini adalah Polestar 2, sub-merek Volvo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim