Suara.com - Di dunia otomotif, penggunaan bahan-bahan adiktif pada kendaraan bukan hal yang baru.
Beragam zat adiktif pun mudah ditemui. Kebanyakan dari zat adiktif tersebut menjanjikan kenaikan performa maupun efisiensi bahan bakar.
Namun di antara beragam jenis bahan adiktif tersebut, banyak masyarakat tanah air yang menggunakan kapur barus sebagai 'doping' kendaraan.
Penggunaaanya pun beragam, ada yang dicapur dengan bahan bakar, ada juga yang ditaruh di area filter udara agar 'terhirup' oleh mesin, seperti yang dilakukan warganet satu ini.
Seorang pemotor, melalui akun Facebooknya yang bernama R Septian berujar bahwa dirinya menggunakan kapur barus yang ditaruh di area filter udara motor agar gas yang tersublim dari kapur barus dapat masuk ke dapur pacu mesin motor.
Namun rupanya ia tak sendiri, rupanya banyak warganet yang pernah melakukan hal serupa dengan kendaraannya. Efeknya pun membuat penasaran. Menurut keterangan warganet pengguna kapur barus, rupanya efek yang timbul beragam.
Menurut warganet dengan akun bernama Pur, efek yang ditimbulkan adalah bertambah iritnya konsumsi bahan bakar, khususnya pada mesin diesel.
"Bukan meningkatkan (oktan) tetapi agak menghemat bahan bakar..." ujar Pur.
Tak cuma itu, warganet lain juga berujar bahwa ada juga efek samping yang berbahaya terkait penggunaan kapur barus.
Baca Juga: Selain Kanker, Ria Irawan Idap Tumor di Kepalanya
"Napthalene emang bisa jadi doping, tapi udah dilarang karena asapnya jadi tambah beracun," ujar Ahmad Tarmizi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis