Suara.com - Pengalihan lalu lintas termasuk jalan bebas hambatan atau tol dalam kota Ibu Kota Jakarta serta tidak diberlakukannya aturan ganjil genap terjadi Selasa kemarin (24/9/2019) sehubungan aksi unjuk rasa mahasiswa menolak Rancangan Undang Undang (RUU) KUHP yang disayangkan berakhir ricuh.
Dikutip dari kantor berita Antara, sejumlah fasilitas publik di Jakarta mengalami kerusakan sebagai imbas aksi demonstrasi massa di Gedung DPR/MPR Senayan, termasuk dua unit gardu di Gerbang Tol (GT) Pejompongan yang diduga sengaja dibakar oleh oknum sekitar pukul 20.30 WIB. Api melalap seluruh fisik bangunan selama 15 menit hingga dipadamkan oleh dua unit mobil si meriam air alias "water cannon" milik Kepolisian.
Selain pembakaran pos polisi Palmerah, Jakarta dan Jalan Gerbang Pemuda Senayan, satu unit bus milik Yonif Mekanis 202 dibakar massa tidak dikenal di Jalan Lapangan Tembak Senayan, gerbang pagar gedung DPR RI diterjang, sampai aksi vandalisme di median jalan tol dalam kota sekitar GT Pejompongan yang terbakar.
Dini hari, Rabu (25/9/2019), massa pengunjuk rasa yang bertahan di area jalan layang Slipi Jakarta sudah menghentikan aksinya setelah berdialog dengan Marinir. Mobil dan motor sudah bisa melintas dari Palmerah menuju Tanah Abang. Begitu pula dari Palmerah menuju Grogol juga terpantau telah melintas.
Jalan Gatot Subroto depan gerbang kompleks Parlemen RI juga mulai dilewati kendaraan. Pembukaan arus lalu lintas dilakukan secara perlahan, saat demonstran sudah membubarkan diri. Dan sebelum arus lalu lintas dibuka hingga pembukaan kembali, sejumlah kendaraan Dinas Kebersihan DKI Jakarta beroperasi membersihkan sampah.
Kendaraan taktis water cannon yang dirusak pascademonstrasi menolak RUU KUHP dan dinilai mencederai reformasi serta amanat rakyat, juga diangkat dengan mobil derek.
Untuk ruas tol dalam kota, mobil-mobil bisa langsung melintasi gerbang tol Pejompongan. Selamat beraktivitas dan utamakan selalu keselamatan dan keamanan berkendara.
Baca Juga: 5 Hits Otomotif Pagi: Demo Pakai BMW, Sebastian Vettel Naik Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar
-
Punya Belasan Varian Lawan Tiga Pilihan Spesial, Pilih NMAX atau PCX?