Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W lebih memilih menggunakan ban dual purpose yang mirip ban offroad untuk disematkan pada Suzuki NEX II Cross.
Hal ini tentu saja untuk membuat tampilan dari skutik racikan Suzuki ini terlihat lebih gagah. Namun seberapa aman ban dual purpose pada Suzuki NEX II Cross untuk penggunaan harian?
Banggas Pardede, Marketing Manager 2W PT SIS mengklaim, ban dual purpose NEX II Cross aman untuk harian.
"Untuk harian kami pastikan aman karena kami juga sudah melakukan test," ujar Banggas kepada Suara.com.
Banggas menekankan, salah satu yang menjadi fokus utama Suzuki adalah soal tampilan yang jadi pembeda. Sedangkan test itu wajib dilakukan untuk memastikan unsur safetynya.
"Jadi akan lebih nyaman digunakan oleh konsumen-konsumen kami yang berada di daerah dengan jalanan yang tidak menentu kemulusannya," kata Banggas.
Oleh karena itu, tambah Banggas, Suzuki tidak memposisikan Nex II Cross sebagai motor adventure.
"Ini merupakan cara kita mewakili ekspresi pengguna yang suka dengan hal-hal yang beda dari biasanya. Salah satunya dengan menyediakan pilihan ban yang berbeda," terangnya.
Baca Juga: Beda Suzuki NEX II Cross dengan Versi Biasa
Seperti diketahui, ban jenis dual purpose memiliki pattern atau permukaan yang lebih renggang. Sementara ban untuk medan aspal pastinya memiliki permukaan yang lebih rapat sehingga membuat posisi kendaraan lebih stabil karena seluruh permukaan ban menggigit ke aspal.
Beberapa pengamat mengatakan bahwa ban dengan desain untuk offroad sebenarnya tidak cocok bila digunakan sehari-hari di jalan beraspal. Alasannya karena bisa membuat ban cepat aus dan tidak aman.
Tag
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?