Suara.com - Bagi sebuah kendaraan, perangkat keamanan seperti rem tentunya adalah bagian penting yang harus dirawat agar berfungsi optimal.
Melakukan perawatan rutin pada rem mobil adalah suatu langkah yang tepat, karena rem yang kondisinya terjaga, setidaknya bisa memberikan rasa aman dan menjauhkan rasa was-was.
Umumnya, ada 4 masalah yang sering menghampiri rem mobil yang perlu diwaspadai. Berikut cara mengatasi masalah-masalah tersebut, seperti dilansir dari Daihatsu.
1. Pedal Terlalu Ringan
Ini adalah masalah utama yang kerap terjadi pada rem mobil. Pedal yang terlalu ringan dan dalam bisa sedikit membahayakan ketika mobil melewati jalan menurun.
Masalah seperti ini, umumnya disebabkan kebocoran di master silinder internal atau eksternal. Segera ganti master silinder dengan yang baru.
2. Mobil Bergerak ke Satu Sisi
Coba perhatikan mobil Anda, jika saat di rem, mobil bergerak ke satu sisi, bisa jadi disebabkan oleh kaliper yang membeku. Ketika kaliper membeku, minyak rem akan kesulitan mengalir.
Segera ganti kaliper baru agar sistem pengereman bisa bekerja dengan baik, sehingga keamanan berkendara menjadi lebih baik.
Baca Juga: Totalnya Rp 1 Miliar, Garasi Mobil Prabowo Subianto Didominasi Jenis Ini
3. Kemudi Bergetar
Sistem pengereman mobil yang bermasalah, bisa berimbas pada kemudi yang bergetar, lho. Semakin cepat laju kendaraan, semakin terasa pula getarannya.
Kemudi yang bergetar, biasanya disebabkan cakram yang sudah tidak rata. Mobil yang lama tidak digunakkan dan kelembaban yang tinggi, bisa menyebabkan karat dan korosi pada cakram.
Solusinya mudah, jika piringan cakram masih cukup tebal, bisa dikikis agar kembali rata, tapi jika cakram sudah tipis, jangan ragu untuk ganti yang baru.
4. Tidak Hanya Kemudi, Hampir Seluruh Bagian Mobil Bergetar
Jika cakram yang tidak rata menyebabkan kemudi menjadi bergetar, maka ketika seluruh bagian mobil terasa bergetar, itu artinya ada masalah pada rem belakang.
Untuk memastikannya, coba gunakan rem tangan ketika mobil berjalan dengan kecepatan rendah, jika timbul getaran sudah dipastikan bahwa pemilik harus memeriksa rem belakang.
Tapi cara tersebut hanya berlaku kalau rem belakang masih menggunakan tromol. Jika sudah menggunakan cakram, segera hubungi bengkel langganan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jangan malas lagi untuk memperhatikan gejalanya, agar masalah pengereman bisa segera diatasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium