Suara.com - Kejadian GrabWheels ditabrak kendaraan jenis sedan meminta korban jiwa di kawasan Senayan, Jakarta pada akhir pekan lalu (10/11/2019) tengah ditangani pihak Kepolisian.
Seperti dikutip dari kantor berita Antara, Polda Metro Jaya tidak menahan pengemudi berinisial DH, meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan dua pengguna skuter listrik Grabwheels tewas.
"Penyidik menilai bahwa tidak perlu dilakukan penahanan dikarenakan penyidik menilai bahwa tersangka: pertama tidak akan melarikan diri, yang kedua tidak akan menghilangkan barang bukti," jelas Kompol Fahri Siregar, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, di Polda Metro Jaya, Kamis (11/14/2019), seperti dikutip dari kantor berita Antara.
Meski tidak ditahan, Polisi mewajibkan DH melapor sebanyak dua kali dalam seminggu.
"Kalau tidak dilakukan penahanan itu tetap dilakukan wajib lapor seminggu dua kali," lanjut Kompol Fahri Siregar.
Disebutkan bahwa kejadian tabrakan terjadi pada Minggu pekan lalu (10/11/2019), yang menimpa dua remaja lelaki, Ammar (18) dan Wisnu (18). Keduanya menggunakan skuter listrik atau otoped GrabWheels yang disewa dari FX Sudirman, Senayan, Jakarta dan ditabrak di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, oleh satu sedan Toyota Camry.
Fajar, salah satu dari enam remaja penyewa bersama-sama GrabWheels yang terdiri dari Ammar, Wisnu, Bagus, ia sendiri, Wanda dan Wulan menyatakan bahwa mobil jenis sedan tiba-tiba menabrak mereka.
"Bagus itu mental sampai kira-kira 15 m. Waktu saya cek dia masih sadar. Ammar dan Wisnu tidak sadarkan diri. Sudah kejang-kejang, akhirnya kami bawa mereka ke rumah sakit," kata Fajar.
Nyawa Wisnu dan Ammar tidak tertolong saat menunggu izin keluarga untuk dilakukan tindakan operasi. Dan belakangan diketahui pelaku tabrakan, yaitu pengemudi mobil berada dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.
Baca Juga: Begini Chemistry Matt Damon dan Christian Bale di Ford v Ferrari
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV