Suara.com - Tarif baru Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) DKI Jakarta rupanya dinilai tidak terlalu berdampak terhadap mobil mewah.
Head of Sales PT Astra International - Peugeot Sales Operation, Fredy Jeo mengatakan bahwa untuk volume market besar mungkin sangat terasa.
"Untuk segmen premium itu pengalaman saya, sedikit efeknya. Tapi kami akan tetap ikuti aturan pemerintah," ujar Fredy Jeo, kepada awak media, di Menara Astra, Jakarta Pusat.
Fredy Jeo menambahkan, harga mobil Peugeot di Indonesia pasti akan ikut naik. Namun intinya tidak akan terlalu berdampak.
"Intinya tidak akan mengganggu penjualan kami," tukasnya
Terlepas tarif BBN-KB baru, menurut Fredy Jeo, ada tantangan tersendiri dalam memasarkan mobil Eropa di Indonesia.
"Tantangan utama yang kami alami adalah brand awareness yang kurang. Dan kami sedang benahi. Karena dari hasil survei, pelanggan mobil premium butuh adanya pelayanan aftersales yang memadai," tegas Fredy Jeo.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Peraturan ini sudah diteken Gubernur DKI Jakarta dan berlaku sebulan dari tanggal yang sudah ditetapkan, 11 November 2019.
Baca Juga: Gokil, Koleksi Motor Tua di Dalam Rumah, Bikin Ngiler Sampai Kebawa Mimpi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek