Suara.com - Helm menjadi salah satu piranti wajib bagi para pengendara sepeda motor. Namun kondisi panas saat menggunakan peranti keamanan membuat pengguna tidak betah memakainya berlama-lama.
Menyiasati hal ini, sekarang ada perangkat tambahan yang bisa membuat kondisi di dalam helm lebih sejuk. Dinamakan sebagai Blue Snap, perangkat tambahan ini bisa dipasang pada bagian depan helm untuk menghadirkan udara yang lebih sejuk.
"Helm ini lebih kaya penyaring anti debu dan anti panas. Jadi di dalam helm terasa udara yang lebih dingin," jelas Budi W, Sales Executive PD Naina Eximindo, saat berbincang dengan Suara.com, di area IIMS Motobike Expo 2019, Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).
Cara kerjanya sendiri, pengguna cukup memasangnya di bagian depan helm. Jadi diaktifkan ketika berkendara ingin merasakan kesejukan.
"Bisa dipasang pada semua helm. Tapi khusus helm full face," kata Budi W.
Sama seperti perangkat smartphone, Blue Snap menggunakan baterai yang perlu diisi ulang. Pengisian daya akan memakan waktu selama empat jam untuk pemakaian aktif selama 10 jam.
Selain itu, di bagian dalam perangkat terdapat filter yang mesti dibersihkan. Hal ini agar filter selalu bersih dan udara yang masuk tetap sejuk.
"Filter cukup dibersihkan sebulan sekali. Masa pakainya sekitar satu tahun, habis itu bisa diganti. Harga filternya sekitar Rp 100 ribu," terangnya.
Untuk harga, pendingin helm Blue Snap dibanderol dengan harga Rp 550 ribu per unit.
Baca Juga: Perkataan Lewis Hamilton Ini, Pas Banget buat Luis Leeds
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125