Suara.com - Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy menyatakan bahwa kenaikan harga produk Toyota hanya tinggal menunggu waktu.
Hal ini menyusul tarif baru Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBnKB) yang naik 2,5 persen menjadi 12,5 persen yang sudah ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.
"Kami menunggu saja, sesuai dengan waktunya, 11 Desember. Kami akan ikut aturan pemerintah dengan kenaikan sebesar 2,5 persen," ujar Anton Jimmi Suwandy, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).
Selain kenaikan harga dari dampak tarif baru BBnKB, kenaikan harga juga akan dilakukan dalam memasuki tahun baru. Namun kenaikan harga yang disebutkan terakhir ini disebut sebagai kenaikan tahunan yang biasa terjadi.
"Tahun depan itu memang kenaikan tahunan, ya. Berarti akan ada informasi tambahan lagi. Kami sedang menunggu, jadi nanti akan ada data tabelnya lagi," imbuh Anton Jimmi Suwandy.
Kendati demikian, ia mengaku kenaikan harga secara beruntun sebenarnya bukan hal yang diinginkan. Hanya, kenaikan harga memang hal yang biasa dilakukan setiap tahun
"Naik dua kalinya ini adalah hal berbeda. Yang satu adalah kenaikan pajak dari 10 menjadi 12,5 persen. Sementara satu lagi memang kenaikan rutin setiap tahun," urainya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengumumkan kenaikan biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk roda dua dan roda empat.
Tertuang melalui Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019. BBN kendaraan bermotor DKI Jakarta naik sebesar 2,5 persen dari tarif sebelumnya dan berlaku mulai 11 Desember 2019.
Baca Juga: 5 Best Otomotif Pagi: SBY Siapkan Museum, Bugatti Veyron Ganti Oli
Bagi para calon konsumen kendaraan bermotor, silakan pelajari bakal terjadinya kenaikan ini. Sehingga rencana pembelian tidak melenceng jauh dari anggaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV