Suara.com - Selama ini, Arab Saudi terkenal sebagai destinasi ibadah, khususnya bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Namun di tangan Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud, kini wisata otomotif pun menjadi salah satu andalan negeri minyak itu.
Dikutip dari kantor berita Antara, sebagai sebuah negara konservatif, selama ini Arab Saudi hanya membuka destinasi ibadah bagi kaum Muslim dengan tujuan utama Kota Mekkah dan Madinah. Lantas, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman mulai mempersiapkan ekonomi Arab Saudi agar tidak memiliki ketergantungan terhadap penjualan minyak bumi.
Nah, sektor pariwisata pun masuk ke dalam salah satu program Visi 2030. Implementasi awalnya, mulai September 2019 Kerajaan Arab Saudi menawarkan visa turis untuk pertama kalinya.
Selanjutnya,Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud, Ketua Otoritas Olah raga Arab Saudi, pada Selasa (17/12/2019) menyatakan bakal dilangsungkannya Reli Dakar 2020 di negerinya tercinta.
Rencananya, perhelatan pentas olah raga otomotif yang disebut-sebut sebagai salah satu nomor off-road paling garang di dunia ini bakal diawali di Jeddah pada 5 Januari 2020 dan berakhir di Qiddiya, berlangsung sekitar 12 hari, dan menempuh total jarak 7.800 km.
Reli Dakar 2020 Arab Saudi ini melibatkan lebih dari 550 pereli dari seluruh dunia, dan akan gaspol menuju sejumlah lokasi fenomenal. Yaitu kota futuristis yang masih dibangun dengan nilai pembiayaan mencapai 500 miliar dolar Amerika Serikat (AS), sampai gurun pasir Rub'al Khali di Semenanjung Arab Selatan.
Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud menyebutkan bahwa Reli Dakar 2020 bakal mendongkrak potensi pariwisata negerinya. Dan sebagai catatan, panitia penyelenggara kejuaraan ini mengakui bahwa mereka cemas saat berniat menggelar balapan off-road paling tangguh sedunia itu karena di mata dunia internasional, Arab Saudi dipandang memiliki banyak kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia atau HAM.
Toh, Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud menyatakan bahwa pentas balap padang pasir Reli Dakar 2020 bakal membantu menyoroti kegiatan-kegiatan positif Kerajaan Arab Saudi sekaligus mengawali keterbukaan terhadap dunia pariwisata internasional. Serta berbuah positif untuk memberikan devisa negara di luar minyak bumi.
"Dengan diluncurkannya Reli Dakar di kerajaan kami, dunia akan melihat keindahan alam dan padang pasir yang mempesona di negara kami," demikian papar Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud, sebagaimana dikutip kantor berita Antara dari AFP.
Baca Juga: Gaharnya Mobil Elektrik Arnold Schwarzenegger, Siap Tempur Lawan Skynet?
"Dunia dan warga kerajaan akan lebih dekat dibandingkan sebelumnya, sekaligus mendekatkan kami yang tidak sabar untuk menyambut dunia luar," imbuh Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud.
Sebagai catatan, Reli Dakar memulai sejarahnya sebagai reli antarbenua Eropa dan Afrika, dengan start di Paris, Prancis serta finish di Dakar, Senegal, Afrika Barat. Merujuk pada masalah keamanan, balapan dipindahkan ke Amerika Selatan. Dan kini dipentaskan di Arab Saudi, dengan harapan dari pihak penyelenggara untuk terus digelar di Semenanjung Arab, paling tidak sampai lima tahun mendatang.
Juara Reli Dakar 2018 antara lain adalah Nasser Al Attiyah (Qatar), Carlos Sainz, Sebastien Loeb, serta Stephane Peterhansel. Dan nama Carlos Sainz serta Sebastien Loeb sebelumnya melambung lewat gelaran World Rally Championship (WRC). Carlos Sainz (Senior) adalah ayah dari driver Formula One (F1), Carlos Sainz Junior.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160