Suara.com - Mungkin banyak pemilik mobil bertransmisi otomatis alias matik belum tahu tentang cara melakukan engine brake atas tunggangan jenis transmisi satu ini.
Oleh karena itu, tidak sedikit pemilik mobil matik yang memilih langsung melakukan pengereman mendadak saat mesin dalam putaran tinggi. Walaupun cara itu sebenarnya kurang tepat.
Engine brake adalah teknik pengereman dengan cara menurunkan putaran mesin. Pada mobil bertransmisi manual, teknik ini umumnya dilakukan dengan cara menurunkan gigi tinggi langsung ke gigi rendah.
Lalu bagaimana cara melakukannya pada mobil matik?
Melansir laman Suzuki Indonesia, cara benar untuk melakukan pengereman engine brake atas mobil matik adalah menaikkan posisi transmisi dari D ke 2.
Dengan cara ini, kecepatan mobil akan langsung berkurang tanpa harus mengerem. Sayangnya, banyak pemilik yang belum tahu atau sebenarnya sudah tahu, kan tetapi takut mobilnya akan rusak.
Padahal, engine brake jika dilakukan secara benar tidak akan menimbulkan kerusakan pada mesin mobil. Hal yang harus diingat adalah lakukanlah penurunan gigi secara bertahap, jangan langsung meloncat ke level transmisi paling rendah.
Jika pada mobil bertransmisi matik jangan lupa melakukan engine brake dari level D, turun ke level 2 baru ke Low (L). Selamat mencoba, dan selamat tahun baru dari kru otomotif Suara.com. Happy 2020!
Baca Juga: Ahmad Dhani Pulang Pakai Unimog, Ada Seleb Pernah Punya Mobil Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
5 Motor Bebek Jok Lebar dan Bagasi Besar, Setara Matic Kuat Muat Beban Berat
-
Geely Auto Ancam Posisi BYD Setelah Berhasil Jual 3 Juta Unit Mobil Sepanjang 2025
-
Bertenaga Ninja tapi Nyaman Dikendarai, Kawasaki Siapkan Skutik Hybrid 'Bongsor' yang Irit dan Ganas
-
Tunda Dulu Beli Brio Baru: Harga Honda WR-V Bekas Kini Tinggal Segini, Intip Pajaknya
-
Gaji UMR Merapat! Ini 4 Mobil Cicilan 2 Jutaan Terbaik 2026, Irit BBM dan Pajak Murah
-
Kiamat Mobil Listrik China Puluhan Merek Terancam Bangkrut pada 2026
-
Innova Reborn Diesel vs Zenix Bensin, Mana MPV Keluarga Paling Menguntungkan?
-
Rekomendasi 5 Mobil Bekas yang Gampang Dijual Kembali: Mudah Dirawat, Bisa Jadi Dana Darurat
-
Berapa Bulan Sekali Isi Angin Ban Motor? Matic dan Motor Sport Beda Takaran
-
Apakah Aman Membeli Mobil Bekas Banjir? Pelajari Dulu Risikonya