Otomotif / Mobil
Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:05 WIB
Ganti Depan atau Belakang Dulu Kawan? Cek Aturan Ban Agar Aman Saat Lebaran (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Keselamatan adalah prioritas utama, ban mobil dengan tingkat keausan terparah wajib diganti lebih dahulu.
  • Ban depan umumnya lebih cepat aus karena menahan beban pengereman dan arah kemudi kendaraan. 
  • Ban belakang baru penting mencegah oversteer, menjaga stabilitas saat mudik melintasi jalanan yang basah.

Suara.com - Momen Mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata. Tradisi pulang kampung ini tentu menuntut kondisi kendaraan yang prima, mengingat perjalanan yang ditempuh bisa mencapai ratusan kilometer.

Dari sekian banyak komponen mobil, ban adalah satu-satunya bagian yang bersentuhan langsung dengan aspal. Oleh karena itu, perawatannya menyangkut langsung pada kenyamanan dan keselamatan keluarga Anda.

Namun, saat budget persiapan mudik harus dibagi-bagi, sebuah dilema klasik sering muncul di bengkel: "Jika uangnya hanya cukup untuk dua ban, ganti ban mobil depan dulu atau belakang?"

Hal ini mungkin masih menjadi tanda tanya bagi sebagian besar pemilik mobil. Jangan sampai salah langkah, mari bedah aturan mainnya agar perjalanan mudik Anda bebas hambatan!

Ban Depan: Pekerja Keras yang Cepat Aus

Ban depan mobil Tesla berbeda merek dengan ban belakangnya (Twitter)

Melansir dari laman Auto2000, saat mengganti ban, prioritas utama yang harus dipegang adalah tingkat keausan.

Ban yang botak atau mengalami kerusakan paling parah wajib diganti lebih dahulu, tanpa kompromi.

Faktanya, ban depan umumnya cenderung lebih cepat aus dibandingkan ban belakang.

Mengapa demikian? Ban depan memiliki beban kerja yang jauh lebih berat.

Baca Juga: 6 Mobil Irit yang Nyaman untuk Keluarga Kecil tapi Bukan Honda Brio, Ada yang Buatan Eropa!

Selain bertugas mengarahkan laju kendaraan (kemudi), ban depan juga menahan beban terbesar saat mobil melakukan pengereman.

Oleh karena itu, jika Anda melihat indikator keausan (Tread Wear Indicator) pada ban depan sudah menipis jelang perjalanan mudik Lebaran 2026, maka mengganti ban depan lebih dahulu sangat direkomendasikan.

Pengecualian Penting: Mengapa Ban Belakang Tak Boleh Diabaikan?

Meski ban depan bekerja lebih keras, ada pengecualian teknis yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Dalam beberapa kondisi, menaruh ban baru di bagian belakang justru jauh lebih menyelamatkan nyawa.

Ban belakang yang baru akan memberikan traksi (daya cengkeram) yang jauh lebih baik.

Hal ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya oversteer. Oversteer adalah kondisi berbahaya di mana bagian belakang mobil kehilangan cengkeraman dan meluncur keluar jalur (ngepot).

Kondisi cuaca saat Mudik Lebaran 2026 nanti bisa saja tidak menentu.

Traksi yang optimal di bagian belakang akan sangat membantu menjaga stabilitas kendaraan, terutama saat Anda harus bermanuver di jalan tol yang basah akibat guyuran hujan deras.

Mana yang Harus Dipilih untuk Mudik 2026?

Idealnya, demi keselamatan maksimal saat melintasi jalur mudik antarprovinsi, sangat disarankan untuk mengganti keempat ban sekaligus. Dengan begitu, traksi mobil akan seimbang sempurna.

Namun, jika ada keterbatasan budget jelang Lebaran, Anda bisa memprioritaskan ban mana yang paling parah tingkat keausannya.

Jika keausannya mirip, konsultasikan dengan mekanik kepercayaan Anda. Jika rute mudik Anda didominasi jalan tol lurus yang rawan hujan, ban belakang baru bisa menyelamatkan Anda dari aquaplaning dan oversteer.

Sebaliknya, jika rute mudik Anda penuh kelokan dan turunan tajam, ban depan baru akan memberikan kontrol kemudi dan pengereman yang pakem.

Pastikan ban mobil dalam kondisi terbaiknya agar Anda dan keluarga tiba di kampung halaman dengan selamat dan penuh senyum. Selamat mempersiapkan perjalanan Mudik Lebaran 2026!

Load More