Suara.com - Banjir yang melanda Jakarta pada awal 2020 telah menyebabkan puluhan warga mengungsi, serta menimbulkan kerugian materi dalam jumlah besar. Tak terkecuali kendaraan bermotor sebagai pendukung mobilitas sehari-hari.
Dalam sebuah tayangan video soal banjir yang diunggah setelah kejadian air bah melanda Jabodetabek kemarin (1/1/2020) terlihat beberapa mobil dan sepeda motor terbawa arus deras. Terpikir sudah, kerugian bakal ditanggung karena nahas itu.
Bila tunggangan kesayangan dilengkapi dengan asuransi kendaraan, maka kerugian akibat banjir ini bisa ditangani lewat klaim asuransi. Akan tetapi ada catatan penting, yaitu polis asuransi yang diikuti memiliki klausul "Perluasan Jaminan".
Kepada Suara.com, Laurensius Iwan Pranoto, Senior Vice President Communications and Service Management Asuransi Astra mengungkapkan bahwa bencana alam seperti banjir pada dasarnya tidak masuk dalam jaminan asuransi.
"Akan tetapi, bisa dicover bila mengikuti "Perluasan Jaminan" terhadap bencana alam, contohnya banjir," paparnya.
Bagaimana bila asuransi kendaraan bermotor yang diikuti sebatas asuransi standar?
Menurut Laurensius Iwan Pranoto, perluasan atas polis asuransi yang sudah diikuti bisa ditambahkan cakupannya. Pemegang polis asuransi cukup datang ke kantor cabang asuransi yang diikuti serta meminta tambahan premi asuransi dengan "Perluasan Jaminan". Begitu disetujui dan dibayar, maka cakupan perlindungan akan bertambah sesuai klausul baru yang ditambahkan.
Dan sebagai catatan, permintaan tidak dilakukan pada saat kejadian atau setelah mengalami banjir. Disebut terakhir, klaim asuransi dengan "Perluasan Jaminan" tidak bisa dipenuhi.
Baca Juga: 5 Hits Otomotif Pagi: Kendaraan Terbawa Banjir, VW Kodok Perpisahan
Adapun jenis asuransi yang memberikan perlindungan atas mobil saat ini ada dua, yaitu:
- Total Loss Only (TLO) yang memberikan biaya perbaikan atas kerugian yang terjadi atau ditimbulkan, dengan nilai lebih dari 75 persen dari harga kendaraan sebelum kerugian, serta menjamin kerugian apabila terjadi kendaraan hilang akibat dicuri.
- Comprehensive atau keseluruhan risiko. Dengan cakupuan klaim berupa semua jenis kerusakan, dari kategori kerusakan ringan dan berat, sampai kehilangan, termasuk risiko dari kerusuhan, bencana alam sampai tanggung jawab hukum pihak ketiga.
Untuk mendapatkan perlindungan atau klaim asuransi kendaraan atas kejadian banjir seperti terjadi di Indonesia saat ini, pastikan terlebih dahulu bahwa polis asuransi yang diikuti telah menyertakan klausul "Perluasan Jaminan" terhadap banjir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026