Suara.com - Hari ini, Selasa (25/2/2020) kembali Jabodetabek diguncang banjir. Ingatlah bahwa mobil kesayangan bukan ditujukan untuk menerabasnya. Namun bila kondisi terjebak tak terhindarkan dan mesti dilakukan langkah evakuasi, semoga tips berikut membantu.
Langkah pertama bila mobil terjebak banjir adalah mematikan seluruh sistem kelistrikannya. Kemudian menjaga agar tidak terjadi kontak atau starter, sampai ditangani oleh mekanik atau pakar mesin kendaraan.
Kemudian, bisa menghubungi penyedia jasa derek atau towing mobil. Perlu dijelaskan kepada mereka, mulai kondisi si mobil sampai lintasan atau keadaan jalan di mana kendaraan ini berada, agar waktu semakin efisien untuk diantarkan ke bengkel.
Berikut adalah tips yang dikutip dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM) untuk mempermudah proses evakuasi mobil kesayangan saat terjadi banjir.
- Pastikan jenis transmisi mobil yang dievakuasi, karena antara kendaraan bertransmisi manual dan matik atau otomatis akan mendapatkan perlakuan berbeda. Tipe manual bisa dibawa dengan cara ditarik atau towing. Sedangkan, tipe matik harus digendong untuk menghindari kerusakan karena tidak adanya pelumasan.
- Perhatikan komponen kelistrikan seperti ECU, relay, dan junction block. Keringkan seluruh komponen elektrikal untuk menghindari terjadinya arus pendek atau korsleting. Hal ini juga penting bila sewaktu-waktu ingin melakukan starter maka sudah berada dalam kondisi tidak basah. Atau dengan kata lain adalah tindakan preventif.
- Untuk menghindarkan masuknya serangga dalam kabin serta menjaga kebersihan, bisa dilakukan pembersihan komponen interior seperti karpet lantai, jok, door trim, langit-langit, saringan udara Air Conditioning (AC), serta bagasi.
- Mekanik akan melakukan pembersihan ruang mesin serta perbaikan yang dibutuhkan atas si mobil terdampak banjir.
- Perbaikan juga bakal dilakukan atas komponen eksterior seperti dent atau baret pada panel bodi akibat tingginya air yang berdampak pada estetika mobil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi