Suara.com - Beberapa saat lalu, aktor kondang Hong Kong, Jackie Chan diberitakan positif terpapar Novel Coronavirus atau COVID-19. Lelaki kelahiran 7 April 1954 yang namanya identik dengan film laga atau aksi dengan sentuhan martial arts serta humor ini mesti menjalani karantina.
Lewat situs pribadi, Jackie Chan membantah pemberitaan itu dan menyatakan bahwa kondisi yang menyebutkan ia terjangkit wabah COVID-19 adalah tidak benar. Begitupun, ia mengungkapkan rasa terima kasih karena mendapatkan perhatian sedemikian besar.
Di sisi lain, satu hal yang sudah pasti kebenarannya adalah fakta bahwa peraih Honorary Award dalam Academy Awards atau Oscar 2016 ini adalah pemilik sebuah tim balap. Namanya adalah Jackie Chan DC Racing Team.
Bermitra dengan David Cheng, juara Asian Le Mans, Jackie Chan bersama menggarap Jackie Chan DC Racing untuk balap ketahanan FIA World Endurance Championship atau WEC serta Asian Le Mans Series. Tim ini menjalin kerja sama dengan Jota Sport setiap berlaga di gelaran WEC, dengan andalan tim driver. Yaitu Ho-Pin Tung, Gabriel Aubry, serta Will Stevens.
Bersama tim inilah, dari balik layar Jackie Chan bisa menikmati kesukaannya dalam dunia otomotif. Selain itu, dalam beberapa scenes di film-filmnya, ia melakukan adegan kejar-kejaran sampai aksi seru menggunakan kendaraan bermotor. Seperti mobil dan sepeda motor.
Seperti dikutip dari The New York Times, David Chang mengenang proses terbentuknya tim balap bersama Jackie Chan pada 2015, "Saat ngobrol, Jackie berkata bahwa ia penggemar berat balapan dan memiliki banyak teman yang terlibat di dunia adu kecepatan. Namun secara pribadi belum pernah ke sirkuit. Dari topik satu ke topik lainnya, di luar minatnya pada film, kami mulai berbicara lebih banyak tentang minatnya pada mobil. Dia penggemar berat balap pada umumnya. Sampai kami membuat tim seperti sekarang ini."
Sebagai catatan, markas tim balap ketahanan yang separuhnya dimiliki Jackie Chan ini bermarkas di Wuhan, China daratan. Bisa jadi inilah salah satu faktor pendorong diisukannya ia positif terkena wabah Coronavirus atau COVID-19, mengingat Kota Wuhan adalah episentrum dari epidemi itu.
Dan satu hal lagi, tentunya dari sektor otomotif, nama Jackie Chan beberapa dijadikan ide pembuatan mobil edisi khusus. Antara lain adalah Mitsubishi Lancer Evolution 8 Jackie Chan Special Edition, Jackie Chan Evo IX Limited Edition, serta Jackie Chan Edition Lamborghini Avetador.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Akhir Pekan: COVID-19 Ancam Hyundai, Lahir Jet-Max
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?