Suara.com - Sehubungan dihentikannya produksi Yamaha Eropa terkait kebijakan pemerintah beberapa negara untuk melakukan lockdown meredam laju Novel Coronavirus atau COVID-19, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengungkapkan bila aktivitas pabrik saat ini masih berjalan dengan normal.
Menurut Public Relation Manager PT YIMM, Antonius Widiantoro, ia menyatakan bahwa sejauh ini bisnis masih berjalan.
"Terkait Coronavirus, saat ini kami tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Dan bisnis berjalan seperti biasa. Baik back office ataupun produksi, termasuk pelayanan di dealer," ujar Antonius Widiantoro, di Jakarta, Selasa (17/3/2020).
Berbeda dengan di Indonesia, pabrik Yamaha di beberapa negara Eropa telah mengambil sikap untuk menghentikan sementara aktivitas produksi. Contohnya yang dilakukan di pabrik Italia dan Prancis.
Putusan ini menyusul status pandemi Novel Coronavirus atau COVID-19 dan kebijakan pemerintah pelbagai negara di Eropa yang memutuskan untuk melakukan lockdown.
"Kesehatan karyawan dan tanggung jawab sosial adalah prioritas kami. Itulah sebabnya kami mengambil keputusan untuk menangguhkan produksi di kedua fasilitas ini dalam menghadapi pandemi Novel Coronavirus yang sedang berlangsung," demikian keterangan resmi perusahaan.
Adapun berhentinya produksi otomotif roda dua berlogo garpu tala itu diberlakukan di pabrik mesin Motori Minarelli, Calderara di Reno, Italia, dan pabrik perakitan MBK Industrie di Saint-Quentin, Prancis. Kedua fasilitas pabrik ini akan ditutup hingga 22 Maret, setelah itu akan ada peninjauan kembali di setiap minggunya.
Keputusan untuk menutup sementara kedua fasilitas pabrik menjadi kebijakan yang wajib dilakukan menyusul arahan pemerintah setempat untuk memerangi penyebaran COVID-19.
Di luar aturan negara-negara lain yang melakukan lockdown atau karantina, pemerintah Indonesia serta setempat juga telah mengimbau bagi yang bisa menangguhkan perjalanan, agar melakukan social distancing di kediaman masing-masing.
Baca Juga: Positif Coronavirus, Kristofer Hivju Imbau Social Distancing
Bagaimanapun, social distancing adalah wacana penting untuk mencegah cepatnya laju Novel Coronavirus. Dengan menerapkan Working From Home (WFH) serta membatasi lingkup gerak sosial termasuk bertemu dengan banyak orang, semoga kondisi masyarakat Indonesia termasuk aspek kesehatan terus menunjukkan grafik aman terkendali dalam kurva eksponensial.
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional