Suara.com - Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang terdampak wabah Virus Corona atau COVID-19. Di beberapa negara, banyak pabrikan yang mengambil keputusan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas produksi. Atau sederhananya menggembok pabrik dan.
Lalu bagaimana dengan pabrikan mobil di Indonesia?
PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku Agen Pemegang Merek Honda menyatakan masih terus menjalankan aktivitas pabrik. Hanya, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy mengatakan bahwa ke depannya tidak menutup kemungkinan keputusan berubah dengan kondisi yang terjadi saat ini.
"Untuk sementara ini pabrik masih berjalan untuk memenuhi pasar domestic dan ekspor. Namun seperti kita ketahui bersama, kondisi berubah setiap saat, karena itu kami melakukan beberapa prosedur sesuai dengan kondisi terkini yang tentunya mengikuti anjuran pemerintah," ujar Yusak Billy saat dihubungi melalui pesan elektronik.
Namun tambahnya, pihaknya saat ini terus mengamati kondisi terkait dampak COVID-19. Salah satunya adalah pasokan komponen.
Walaupun sejauh ini pasokan masih cukup aman, tetapi jika dampak COVID-19 berkepanjangan, bukan tidak mungkin aktivitas akan terganggu.
"Saat ini masih aman, namun kami close monitoring sekarang. Pasti akan melakukan tindakan secepat mungkin, mengikuti kondisi terkini," terangnya.
Sementata itu, pabrik Honda di Amerika Serikat dikabarkan telah menutup sementara pabriknya di Amerika Utara mulai 23 Maret 2020.
Dan tak sebahas produksi mobil saja, pabrik pembuat transmisi serta mesin Honda di Amerika Utara juga ikut dihentikan sementara.
Langkah ini dilakukan selain mencegah penyebaran COVID-19 juga sebagai antisipasi penurunan penjualan mobil Honda. Honda rencananya akan memulai kembali produksinya pada 31 Maret 2020.
Baca Juga: Benarkah Menyalakan Lampu Siang Hari Bikin Aki Cepat Rusak?
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan pula usaha tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?