Suara.com - Merespon imbauan pemerintah tentang physical distancing dalam mencegah penyebaran pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mulai melakukan sistem shifting terkait aktivitas produksi.
Direktur Administrasi dan Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam mengatakan bahwa sebagai bentuk proteksi bagi karyawan dan pemangku kepentingan lainnya dari penyebaran infeksi Covid-19, saat ini pihaknya secara bertahap telah melakukan aktivitas sesuai arahan pemerintah.
"Kebijakan Work From Home (WFH), penyesuaian dan pengaturan shift produksi di pabrik-pabrik kami meminimalisasi operasional, melakukan penyediaan sarana transportasi, dan meningkatkan kesadartahuan karyawan tentang Covid-19. Sehingga karyawan dapat menjadi agent of change di tempat kerja dan lingkungannya," demikian jelas Bob Azam dalam keterangannya.
Sebelumnya PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku pabrikan pembuat mobil Honda di Indonesia juga mengambil keputusan menghentikan sementara aktivitas pabrik di tengah pandemi Covid-19.
Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM mengatakan bahwa perusahaan akan menghentikan kegiatan selama dua pekan.
"Berdasarkan kondisi dan pertimbangan terkini, kami telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan produksi kami selama dua pekan. Kami baru akan memulai kembali 13 April 2020," kata Yusak Billy, saat dihubungi melalui pesan singkat.
Dan sebagai tambahan, Billy Yusak menyatakan pihaknya sudah melakukan penyesuaian tingkat produksi dengan permintaan pasar.
"Karena situasi pasar yang berubah dengan cepat, kami terus menyesuaikan strategi kami untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap menjaga kondisi stok level yang sehat," pungkas Yusak Billy.
Sebelumnya, lewat keterangan Amelia Tjandra, Corporate Planning & Communications Director PT Astra Daihatsu Motor bahwa pihaknya memperlakukan 1 shift demi keselamatan karyawannya dari Covid-19.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Layanan Jasa Dukung WFH, Koleksi Mobil Luhut - Anies
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak
-
Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik
-
Mau Beli EV Bekas? Jangan Sampai Battery Health-nya di Bawah Angka Ini