Suara.com - Sebagai produsen otomotif, Tesla Incorporation melahirkan produk dengan harga tinggi. Toh pihak kepolisian Amerika Serikat menjadikannya sebagai mobil patroli mulai tahun lalu. Dan langkah ini diikuti oleh Kerajaan Thailand.
Ya, negara tetangga kita sesama anggota Perserikatan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN itu menjadikan Tesla Model 3 sebagai mobil dinas. Tidak tanggung-tanggung, ada tujuh unit Tesla Model 3 dipesan oleh kepolisian Negeri Gajah Putih.
Melansir Rushlane, Tesla Model 3 yang dijadikan mobil patroli kepolisian Thailand masuk kategori mobil sewaan dengan durasi lima tahun. Mobil ini dilengkapi berbagai peralatan keamanan, termasuk sirine, stiker komando, dan komputer.
Mobil ramah lingkungan ini sudah dikirim ke markas polisi Thailand, yang berlokasi di Dusit, Bangkok. Untuk dapat menyewa Tesla Model 3, pihak kepolisian Thailand harus membayar total 2,7 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp42 miliar.
Jika dihitung per unit, setidaknya setiap unit Tesla yang digunakan pihak kepolisian Thailand menghabiskan dana sebesar 386 ribu dolar AS atau setara Rp6 miliar.
Ditinjau dari spesifikasi teknisnya, dapur pacu Tesla Model 3 mengandalkan tenaga listrik dari baterai. Lewat sekali pengisian, sedan ini sanggup menempuh 346 km. Sedangkan akselerasi 0-100 km per jam bisa ditempuh dalam enam detik.
Sedangkan di sektor fitur, Tesla telah melengkapi sedan buatannya dengan segudang fitur canggih yang siap menunjang kenyamanan maupun keselamatan penggunanya.
Baca Juga: DIY Terbantu PSBB, Jumlah Kendaraan dari Luar Provinsi Turun Drastis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Komunitas Moge GSrek Indonesia Tuntaskan Touring Adventure Sumba
-
Sensasi Menjelajahi Keindahan Wisata Lampung di MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Terpopuler: Garasi Indri Wahyuni Juri LCC MPR, Gubernur Jabar Hapus Pajak Tahunan Kendaraan
-
Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...
-
PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan
-
Manuver Selincah Hatchback, Kabin Selega MPV: Mobil Bekas Ini Cocok untuk Ibu Muda
-
Kontroversi Juri LCC MPR Dyastasita Widya Budi: Punya Harta Rp581 Juta, Tapi Garasinya Kosong
-
BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026
-
Indomobil Expo Jogja Tawarkan Promo Mobil Listrik Plus Wall Charger Gratis, Kesempatan Terbatas
-
Simulasi Biaya Bulanan usai Solar Mahal, Apakah Innova Reborn Diesel Masih Layak Dibeli?