Suara.com - Sektor pasar mobil bekas ayau mobkas menjadi salah sektor yang terdampak pandemi Virus Corona jenis baru atau Covid-19. Business Development Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hendro Kaligis mengatakan bahwa penjualan mobkas sebelum dinyatakan pandemi dan setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sangatlah berbeda.
"Setelah diumumkan PSBB tidak ada penjualan. Paling customer lama yang sudah pesan di follow up, kalau customer baru tidak ada," kata Hendro Kaligis dalam acara "Ngobrol Virtual Dulu" (Ngovid) bersama Forum Wartawan Otomotif atau Forwot.
Hendro Kaligis menambahkan bahwa industri mobil bekas atau mobkas termasuk yang terkena dampak sangat dalam akibat pandemi dan PSBB. Mungkin angka pastinya belum diketahui. Karena memang industri mobkas datanya tidak terorganisir.
"Beberapa teman dari bursa menyampaikan bisa turun sampai 80 persen, dan kami juga turunnya sama sampai 80 persen," terang Hendro Kaligis.
Kendati demikian, bila dilihat dari data penjualan mobil bekas Suzuki di Auto Value, bulan Maret 2020 sebenarnya mengalami kenaikan. Bahkan bisa dikatakan pencapaian tertinggi dalam satu tahun terakhir.
"Jualannya tidak turun malah naik. Saat itu kami sudah confidence akan survive, Maret naik hampir 70 persen dari Februari. Tapi ternyata di akhir Maret dan puncaknya PSBB, penjualan tiarap semua," ujar Hendro Kaligis.
Pada Januari, penjualan mobil bekas memang cukup baik, tapi kembali turun di Februari. Maret itu istimewa karena kembali naik, Jakarta dan Cirebon jadi kota dengan kontribusi tertinggi.
Berdasarkan data dari teman-teman mitra mobil bekas, dampak banjir Januari membuat prospek tidak ada. Jadi efeknya dirasakan sampai ke Februari.
"Di April pembelian turun 80 persen. Kalau jualan turun 70 persen, dari biasanya sekitar 50 unit jadi hanya belasan unit saja," tutup Hendro Kaligis.
Baca Juga: Sri Mulyani Usul Warung Kelontong Hingga PKL Dapat Bantuan Pemerintah
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut