Suara.com - Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pastinya mobil kalian bakal terus berada di garasi karena jarang digunakan. Hal ini tentunya bisa menimbulkan masalah pada mobil kalian.
Beberapa kerusakan bisa menimpa mobil yang lama terparkir selama PSBB. Pemilik mobil sebaiknya harus tahu apa saja kerusakan yang timbul selama PSBB.
Berikut beberapa kerusakan mobil yang bisa timbul akibat terlalu lama parkir di garasi rumah saat PSBB seperti dilansir dari Garda Oto.
1. Aki Tekor
Aki bisa diibaratkan sebagai otak pada mobil. Karena tanpa adanya aki, kelistrikan tidak akan berfungsi dengan baik.
Cara menjaga aki tetap prima selama PSBB dengan menghidupkan mesin setiap hari selama 10-15 menit. Sesekali jalankan mobil untuk pengisian daya listrik pada aki yang lebih maksimal.
2. Tekanan Angin pada Ban Berkurang
Meski mobil tidak pernah digunakan, ternyata tekanan angin pada ban bisa berkurang. Jika tekanan angin berkurang, bisa menyebabkan mobil tidak bisa berjalan seimbang.
Cara agar tekanan angin pada ban tetap terjaga yakni dengan menjalankan mobil beberapa saat (maju-mundur) atau masuk-keluar garasi secara rutin.
Baca Juga: NgabubuTips, Cara Ampuh Agar Motor Tak Sering Bolak Balik Bengkel
Usahakan posisi pelek dan karet penutup ban juga berubah tumpuan. Hal ini dilakukan agar tekanan angin pada ban terdistribusi secara merata.
3. Bahan Bakar
Iklim di Indonesia yang tropis membuat pengembunan pada tangki dan saluran bahan bakar terjadi apabila mesin tidak dihidupkan dalam waktu lama.
Akibatnya, bahan bakar akan tercampur dengan air yang menguap sehingga kualitas bahan bakar tak lagi optimal dan berpotensi timbulnya karat. Karena itu, saat memanaskan mobil, cek indikator water separator dan filter bahan bakar pada meter cluster. Rajinlah memeriksa dan mengganti filter bahan bakar.
4. Muncul Karat Pada Piringan Cakram
Ketika mobil tidak digunakan dan terkena hujan, Karat akan timbul pada piringan cakram. Jika terus dibiarkan, performa rem akan menurun dan timbul suara saat digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?