Suara.com - PT Federal International Finance atau FIFGroup telah memastikan untuk memberikan relaksasi kredit senilai Rp6,7 triliun terhadap 683.000 nasabah hingga 17 Mei 2020.
Sebagai latar belakang, FIFGroup adalah grup perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen, terutama pembiayaan motor dan produk-produk elektronik. Grup ini terdiri dari FIFASTRA yang memiliki bisnis utama pada pembiayaan sepeda motor, khususnya motor dengan brand Honda, serta SPEKTRA yang bergerak pada pembiayaan multiguna.
Bila mengikuti program pinjaman FIF, pemilik motor bisa mendapatkan dana tunai dengan jaminan BPKB mobil atau motor. Sistem ini juga sering dikatakan gadai BPKB di mana banyak dilakukan di semua wilayah Indonesia.
Bersamaan keputusan relaksasi kredit tadi, Chief of Corporate Communication & Corporate Social Responsibillity FIF Group, Yulian Warman menegaskan bila relaksasi yang dilakukan FIF Group tidak dipungut biaya.
"Tak ada yang kami tutup-tutupi untuk itu (relaksasi), dan semua dilakukan secara gratis. Karena sempat beredar kabar relaksasi ini tidak gratis. Namun kami pastikan semua program ini gratis dan kami mudahkan semua untuk konsumen setia kami," ujar Yulian Warman, saat "Ngobrol Virtual Dulu" (Ngovid) bersama Forwot.
Meski demikian, diakui Yulian Warman, sempat ada sedikit letupan di mana banyak pihak yang belum paham pada program relaksasi ini. Contohnya seperti kejadian di Lombok, di mana ada seorang petinggi LSM yang tidak puas. Akhirnya mereka coba telusuri dan diskusikan untuk mencari jalan keluarnya.
"Hasilnya konsumen paham dan meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi," kata Yulian Warman.
Terakhir disampaikan Yulian Warman, bahwa pihaknya benar-benar menjalankan apa yang disarankan oleh pemerintah melalui OJK guna membantu masyarakat yang tidak lain adalah nasabah di FIFGroup.
Baca Juga: Adik Diisolasi, Kakaknya yang Positif Corona Kabur usai Ikut Rapid Test
"Kami diminta oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk memberikan relaksasi yang aturannya sudah ditetapkan oleh OJK sendiri dan kita ikuti aturan itu," tutup Yulian Warman.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia