Suara.com - Hari ini, Selasa (2/6/2020), layanan uji kir atau kelayakan kendaraan niaga di Kota Yogyakarta mulai dibuka dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Hari ini layanan dibuka untuk pertama kali setelah ditutup sejak 1 April. Kami membuka layanan ini dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk memberikan perlindungan bagi warga dan petugas di unit layanan dari potensi paparan Virus Corona,” jelas Agus Arif, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, di Yogyakarta, hari ini.
Adapun protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh warga pengakses layanan, antara lain adalah kewajiban mengenakan masker di area uji kendaraan, mencuci tangan, menjaga jarak serta mengecek suhu tubuh. Kendaraan yang akan diuji juga disemprot dengan cairan disinfektan terlebih dahulu.
Sementara petugas pelaksana uji kir juga mesti mematuhi protokol kesehatan. Seperti mengenakan masker, pelindung wajah, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Memastikan kendaraan dalam kondisi laik sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara. Makanya, kami kembali membuka layanan ini dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat," tukas Agus Arif.
Nah, untuk memastikan tidak terjadi antrian panjang apalagi berkerumun menunggu pemeriksaan, dalam sehari hanya diberikan kuota uji kir bagi 50 unit kendaraan.
Heru Poerwadi, Wakil Wali Kota Yogyakarta yang melakukan pemantauan pengujian kendaraan mengatakan, ada sekitar 500 kendaraan yang terpaksa menunda uji kir saat unit layanan uji kendaraan tutup.
"Masalahnya, banyak kendaraan yang masih digunakan untuk operasional. Mungkin ada kendaraan yang sebenarnya sudah tidak laik dijalankan, tetapi karena uji kir ditutup, maka kendaraan tetap dioperasikan. Kalau dibiarkan terlalu lama, bisa membahayakan keselamatan," tukasnya.
"Hampir seluruh proses pengujian sudah digital. Tidak ada lagi kongkalikong hasil pengujian dengan petugas. Semuanya dilakukan menggunakan sistem. Jika ada yang tidak lolos, maka pasti dinyatakan tidak lolos," tandas Heru Poerwadi.
Baca Juga: Berharap Bisa Bawa Penumpang Lagi, Sopir Ojol: Cari Makan Masih Susah
Adapun prosesnya, kendaraan yang lolos uji akan memperoleh smart card dan stiker barcode yang bisa ditempel di kaca depan kendaraan.
"Untuk kendaraan yang tidak lolos uji masih diberi kesempatan melakukan perbaikan maksimal satu bulan," jelasnya.
Sebagai catatan, di Kota Yogyakarta tercatat sekitar 8.500 unit kendaraan angkutan barang dan penumpang yang wajib uji kir setiap enam bulan sekali.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya