Suara.com - Pengemudi ojek online (ojol) merupakan salah satu profesi yang terdampak dari adanya pandemi Covid-19. Mereka berharap pemerintah segera memperbolehkan ojol untuk membawa penumpang di era tatanan baru atau skema new normal.
Salah satu pengemudi ojol yang menyampaikan harapan tersebut adalah Agus (47). Ia berharap pemerintah segera memperbolehkan ojol membawa penumpang di era tatanan baru.
"Ya transportasi ojol cepat dibuka lagi lah. Angkutan penumpang segera dibuka gitu aja," kata Agus ditemui Suara.com di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2020).
Menurutnya, jika hanya mengandalkan jasa antar barang dan makanan belum bisa mencukupi kehidupannya sehari-hari.
"Karena ini agak sepi karena kita ngandelin gofood sama paket doang," tuturnya.
"Payah (penghasilan selama Corona), buat makan aja susah apalagi bayar kontrakan buat makan aja susah," sambungnya.
Sementara itu, ia mengaku sudah menyiapkan protokol kesehatan jika seandainya dibolehkan lagi menarik penumpang di era new normal.
"Kalau (pakai masker jaga jarak) itu sih emang harus. Kalau itu juga saya sebagai pengendara pakai masker tiap hari. Sebelum corona juga pakai masker tiap hari," tandasnya.
Baca Juga: Diburu karena 'Gentayangan', Warga Temukan Kain Pocong Milik Pelaku
Berita Terkait
-
Dibolehkan Bawa Penumpang Saat New Normal, Ojol: Kalau Bisa Jangan Cuma PNS
-
Respons Sopir Ojol soal PNS Wajib Bawa Helm Sendiri: Bikin Repot Penumpang
-
Tempat Ibadah hingga Sekolah Bersiap New Normal, Jokowi Ingatkan Hal Ini
-
PNS Harus Bawa Helm Sendiri Ketika Naik Ojol, Driver: Ribet
-
Pengemudi Ojek Online Merasa Terbantu Pinjaman Bunga Ringan dari BRI
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas