Suara.com - Pengamat otomotif nasional, Yannes Martinus Pasaribu memprediksi bahwa pasar mobil bekas belum akan mengalami perubahan signifikan di masa transisi pandemi COVID-19.
Menurut dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, penjualan mobil baik baru ataupun bekas masih akan stagnan. Hal ini disebabkan perekonomian yang belum stabil.
"Tampaknya seluruh lini penjualan mobil masih akan lesu hingga akhir tahun ini. Karena perekonomian Indonesia sudah mengalami tekanan yang begitu besar," jelas Yannes Martinus Pasaribu kepada Suara.com.
Ia menambahkan bahwa kendaraan bekas juga mengalami tekanan dalam penjualannya. Karena daya beli masyarakat sekarang ini sedang turun-turunnya, kendaraan sebagai kebutuhan tersier berharga mahal akan menjadi pilihan terakhir untuk dibeli.
"Sekarang saja pengangguran sudah naik di atas 9 juta orang. Menurut saya tahun ini adalah tahun yang berat bagi semuanya," kata Yannes Martinus Pasaribu.
Sebelumnya CO-Founder Carro Automall, Aditya Maulana, optimis bahwa pasar mobil bekas di Indonesia akan terus mengalami peningkatan. Menurutnya, pasar mobil baru dan bekas memang menurun pasca diterpa badai COVID-19. Namun disebutkannya bahwa prediksi itu terjadi dalam jangka pendek.
"Walaupun ada pembatasan, orang tetap beraktivitas. Pasar jangka pendek memang turun. Ke depan, ini potensi yang akan terus bertambah," kata Aditya Maulana saat bincang virtual bersama awak media.
Lebih lanjut, tambahnya, kebutuhan akan mobil terus meningkat, untuk sarana berpindah dari titik ke titik lain. Terlebih bagi sebagian orang, transportasi umum bisa dibilang sedikit menakutkan karena berpotensi mendatangkan kerumuman.
Untuk itu, dibutuhkan kebijaksanaan bagi anggota masyarakat untuk tetap menekan terjadinya potensi penularan COVID-19 baik dengan membatasi penggunaan sarana transportasi dan lebih disarankan tetap berada di rumah.
Baca Juga: COVID-19 Mendorong Konsumen Beli Mobil Bekas Secara Online
Bagaimanapun, pandemi COVID-19 belum berakhr hingga saat ini.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar