Suara.com - Mesin 2-tak walaupun sudah usang, namun ia masih banyak dicintai oleh untuk banyak pengendara sepeda motor.
Mulai dari tenaga mesin jempolan, hingga kepulan asap biru mengepul dari knalpot, mesin dua langkah agaknya meninggalkan kesan mendalam.
Beberapa pihak pun masih mencoba untuk melestarikan mesin tersebut, seperti mantan pembalap Formula 1 Basil van Rooyen yang telah menciptakan mesin dua langkah yang bersih dengan menggunakan mesin dari silinder dan head Suzuki Boulevard 800 dan Rotax 800.
Dilansir dari Rideapart, mesin racikannya dinamai Crankcase Independent Two-Stroke (CITS) mencegah terbakar habisnya oli samping untuk memenuhi peraturan emisi saat ini.
"Pertama, ada dua kemungkinan bagi teknologi CITS untuk merevolusi beberapa pasar." van Rooyen.
"Khususnya pasar motor, Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV), dan pasar tenaga industri untuk rumah sakit besar atau generator cadangan rumah kecil, dan pompa air portabel," imbuhnya
Van Rooyen mengklaim bahwa CITS lebih kuat, efisien, dan ekonomis daripada mesin empat langkah, sementara juga lebih ringan, lebih kecil, dan lebih murah untuk diproduksi.
Sistem ini juga menggunakan injeksi langsung dengan katup bypass, yang menggantikan throttle konvensional dan memastikan penonaktifan piston.
Semua inovasi van Rooyen menghasilkan dua langkah dengan konsumsi minyak 95 persen lebih sedikit, serta rasio de-kompresi tiga kali lebih tinggi.
Baca Juga: Ya Ampun! Terbelit Utang, Ibu Muda di Banyumas Tega Gadaikan Motor Kawan
CITS yang lebih ekonomis dan kuat juga lebih tenang, yang seharusnya menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka yang tak suka kebisingan.
Penemu asal Afrika Selatan yang berbasis di Australia saat ini mencari mitra investasi di Melbourne dan bersiap untuk menguji kembali motor CITS di fasilitas Melbourne.
Dengan jalan panjang di depan, van Rooyen tetap fokus pada potensi mesin di sepeda motor dan mobil.
"Tentu saja, mereka akan menjadi penting untuk masa transisi ke listrik dari bahan bakar non-fosil, sampai baterai memiliki jejak karbon yang lebih rendah, dan dengan biaya yang terjangkau untuk pasar massal," kata van Rooyen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Vespa Primavera dan Sprint Kini Gendong Mesin 180 cc, Harga Tidak Berubah
-
Cara Kerja Fitur 'Anti Tarbrak' Pada Mitsubishi Xforce yang Bikin Pengemudi Terasa Lebih Aman
-
4 Tips Mengatur Barang di Bagasi Mobil agar Kabin Tetap Luas, Mudik Lebih Nyaman
-
Baterai Solid-State Masih Butuh Waktu Panjang untuk Masuk Pasar Kendaraan Listrik
-
Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Yogyakarta untuk Libur Lebaran 2026
-
Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM
-
Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57
-
Update Tarif Cas Mobil Listrik di SPKLU Tol untuk Mudik Lebaran 2026
-
Mudik Lebaran 2026: Servis Gratis hingga Pijat Elektrik Tersedia di Bale Santai Honda
-
Daftar Lengkap SPKLU di Tol Trans Jawa Timur 2026, dari Ngawi sampai Probolinggo