Suara.com - Beberapa saat lalu, Carlos Ghosn, mantan pimpinan Nissan Motor Corporation yang tengah disidang karena kasus penggelapan melakukan pelarian. Dari Jepang dengan tujuan akhir Lebanon. Dalam salah satu pernyataannya, ia menyatakan suksesnya melarikan diri itu bisa dijadikan film.
Menengok kabar terkini, rasanya situasi pelarian taipan kelahiran Brasil yang melahirkan Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi ini memang bak film. Disebutkan bahwa terdapat bukti bahwa Carlos Ghosn pernah mengirim dana senilai 862 ribu dolar Amerika Serikat (AS) kepada pihak tertentu. Demkian dikatakan pihak FBI,sebagaimana dikutip dari New York Post (8/7/2020).
Lebih detail lagi disebutkan bahwa dana yang bernilai mendekati 900 ribu dolar AS ini diduga digunakan untuk membantu pelarian dramatisnya dari Negeri Matahari Terbit. Adapun waktu pengiriman dana adalah Oktober 2019.
Alamat tujuannya sebuah perusahaan di bawah pengelolaan Peter Taylor, yang membantu Carlos Ghosn melarikan diri dari Tokyo ke Beirut kira-kira dua bulan kemudian, demikian diungkapkan Jaksa Federal dalam pengajuan kasus di pengadilan, Selasa (7/7/2020).
FBI memberikan bukti berupa transfer dari rekening bank Paris ke Promote Fox LLC, yang ditujukan kepada Peter Taylor, serta sang ayah, Michael Taylor, mantan pasukan elite Green Beret--sebuah pasukan elite Amerika Serikat.
Saat ini, kedua ayah beranak itu menghuni penjara Massachusetts dan sudah berlangsung selama enam pekan, menunggu ekstradisi ke Jepang. Sementara pengacara mereka tengah berusaha membebaskan keduanya dari kurungan hukuman karena kekhawatiran pandemi COVID-19.
Permintaan pembebasan ini sendiri memaparkan kondisi kesehatan saat pandemi, dengan pernyataan, "Lebih dari 30 narapidana dan staf di penjara kedapatan positif COVID-19 dan seorang meninggal dunia pekan lalu. Dikhawatirkan, Michael Taylor, yang memiliki riwayat operasi paru akan berisiko tinggi."
Namun Jaksa Federal menolak permohonan itu, dan mengatakan bahwa bukti transfer dari Carlos Ghosn menunjukkan bahwa keluarga Taylor "memiliki sumber daya untuk melarikan diri, dan karena itu harus tetap ditahan".
Kembali menyegarkan runtutan kisah Carlos Ghosn, mantan pembesar pabrikan otomotif ini ditahan di Jepang karena kasus memperkecil laporan penerimaan penghasilan, serta memasukkan kerugian bisnis pribadi ke rekening perusahaan.
Baca Juga: Ingin Narsis, Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Berharap Kisahnya Dibuat Film
Saat tengah menjalani persidangan, beberapa kali ia dibebaskan dengan jaminan, dan akhirnya melakukan aksi pelarian jarak jauh dari Tokyo, Jepang, menuju Beirut, Lebanon. Disebutkan pula bahwa cara pelariannya adalah diselundupkan dalam kotak peti kemas peralatan audio.
Tag
Berita Terkait
-
Mengubah Satir Brutal Menjadi Dongeng Manis: Kesalahan Fatal Animal Farm 2025
-
Begadang Malam Ini di ANTV: Kisah Cinta, Fitnah, dan Alunan Nada Sang Raja Dangdut
-
Master Z: Ip Man Legacy: Kebangkitan Sang Pecundang, Malam Ini di Trans TV
-
Bertemu Sahabat Rasa Keluarga, Rey Bong Keluar dari Masa-masa Sulit
-
Review Film Faces of Death: Versi Remake yang Lebih Intens dan Realistis!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?