Suara.com - Aki mobil adalah salah satu komponen penting bagi kendaraan roda empat. Tanpa perannya sebagai sumber daya, maka mobil tidak akan bisa difungsikan. Atau dengan kata lain, tunggangan bermotor baru bisa berfungsi saat mendapatkan energi dari aki atau baterai. Bila komponen ini mengalami soak atau drop, maka perlu dipikirkan penanganannya, ganti baru atau cukup isi ulang.
Terkadang, pemilik mobil tidak mengetahui jenis aki yang digunakan. Dengan demikian ketika ada masalah pada peranti ini maka tidak bisa ditangani. Mengutip laman Suzuki Indonesia, pada dasarnya ada beberapa macam kerusakan yang terjadi pada aki.
Bila mengetahui penyebabnya, maka bisa diputuskan apakah aki harus diganti atau cukup melakukan pengisian energi atau melakukan charge aki mobil saja.
Hal ini dikarenakan tidak semua kerusakan pada aki harus dilakukan penggantian. Aki mobil sendiri ada dua jenis, yaitu aki basah dan kering.
Kedua jenis aki tadi sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan. Juga bisa digunakan pada semua jenis mobil, asalkan menyesuaikan kapasitasnya.
Aki basah biasanya didesain dengan body transparan. Tujuannya mengetahui batas cairan aki, dan harus segera dilakukan pengisian apabila sudah berada di bawah garis batas tertentu. Aki basah lebih awet, asalkan tidak terlambat dalam pengisian larutannya.
Sementara pada aki kering tidak perlu melakukan pengisian cairan, karena tidak menggunakan air. Dari segi kemudahan, aki kering lebih praktis karena tidak perlu melakukan pengisian larutan. Namun dari segi harga, aki kering jauh lebih mahal.
Lalu, apa saja penyebab aki pada mobil cepat mengalami kerusakan?
- Sebenarnya, awet atau tidak penggunaan aki tergantung pada cara perawatannya. Adapun penyebab aki cepat sekali mengalami kerusakan yang pertama adalah terlambat mengisi air aki.
- Air aki merupakan larutan elektrolit yang berfungsi sebagai sumber dari energi listrik. Apabila larutan ini dibiarkan kering atau tidak segera diisi saat sudah mencapai batas yang ditentukan, maka otomatis aki akan cepat rusak.
- Penyebab lain aki cepat rusak adalah penggunaan aksesoris mobil yang berlebihan. Seperti AC menyala terus menerus, lampu kendaraan, sampai fitur hiburan.
- Semua aksesoris mobil yang banyak membutuhkan energi dan digunakan dalam waktu bersamaan secara terus menerus, akan menyebabkan aki cepat rusak karena melebihi batas dayanya.
Baca Juga: NgabubuTips, Rawat Aki Mobil yang Tepat Selama PSBB
Berita Terkait
-
Vivo Y05: HP Rp1 Jutaan, Tahan Banting dan Baterai Tahan hingga 3 Hari
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?
-
5 Pilihan HP Rp1 Jutaan Baterai 6000 mAh: Spek Dewa, Awet untuk Multitasking Harian
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Murah yang Kuat Jarak Jauh sampai 120 Km, Baterai Tangguh
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam
-
Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?
-
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu
-
7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...