Suara.com - Bagaimana cara memilih oli yang cocok untuk kendaraan? Simak panduannya berikut.
Oli merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kendaraan baik itu motor maupun mobil. Oli adalah kebutuhan dasar bagi mesin agar mesin dapat berfungsi secara baik dan lebih nyaman untuk digunakan.
Penggunaan oli yang baik juga dapat mempengaruhi kinerja mesin dan berdampak terhadap kondisi kendaraan agar tetap dalam kondisi prima dan sempurna. Simak panduan berikut ini untuk mengetahui cara memilih oli yang tepat untuk kendaraan.
1. Memahami karakter mesin
Cara pertama yang harus dilakukan sebelum memilih oli adalah memahami karakter mesin yang ada pada kendaraan. Pengguna diharuskan untuk membaca manual book kendaraan mengenai spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat.
2. Tingkat SAE (Kekentalan Oli)
SAE merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineering yang berfungsi untuk mengetahui tingkat kekentalan pada oli. Kode SAE ini dapat dilihat melalui kemasan produk oli.
Kode SAE 15W-50 berarti memiliki tingkat kekentalan motor di angka 50. Memilih tingkat kekentalan oli harus disesuaikan dengan lingkungan tempat tinggal dalam penggunaan kendaraan.
3. Kode API (Kode Mutu Oli)
Baca Juga: Ini Alasan All-New Nissan Kicks e-POWER Mendarat di Indonesia
API merupakan singktan dari American Petroleum Institute yang digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan komponen mesin.
Aktivitas mobilitas yang padat akan mempengaruhi kinerja kendaraan. Oleh karena itu gunakan oli yang memiliki kode API yang lebih tinggi. Misal jika oli pada bawaan motor menggunakan kode SE maka disarankan untuk mengganti kode SF dan kode lebih tinggi lagi.
JASO merupakan singkatan dari Japan Automobile Standards Organizations yang digunakan untuk menunjukkan standar untuk koping. Standar JASO ada 2 jenis yakni JASO MA dan JASO MB.
JASO MA digunakan untuk kendaraan yang memiliki kopling basah yang biasa digunakan pada motor sport. Sedangkan untuk JASO MB digunakan untuk kopling kering yang biasa digunakan kendaraan matic.
Namun yang terpenting adalah jangan sampai telat untuk mengganti oli kendaraan secara berkala. Gunakan oli yang sesuai dengan karakteristik kendaraan yang akan menambah performa kendaraan menjadi maksimal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan
-
Suzuki Diam-Diam Siapkan Skutik Premium Penantang NMAX dan PCX
-
Apakah Mobil Listrik Ada Ban Serepnya? Ini Penjelasannya
-
5 Pilihan Mobil Listrik Bebas Cemas Jarak Jauh Muat 7 Penumpang
-
Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber
-
Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5
-
iCAR V23 Usung Chip Snapdragon 8155 untuk Sensasi Berkendara yang Lebih Responsif
-
Terungkap Alasan Harga Mobil Baru di Indonesia Jauh Lebih Mahal dari Negara Tetangga